Hal Yang tabu dilakukan Saat Perayaan Imlek

7

MARWAHKEPRI.COM, Jakarta – Masyarakat Tionghoa percaya bahwa Festival Musim Semi merupakan awal dimulainya tahun yang baru.

Apa yang diperbuat di awal juga akan menentukan peruntungan di sepanjang tahun.

Ada banyak hal yang tidak boleh dilakukan selama awal tahun baru Imlek.

Secara tradisi, terdapat cukup banyak pantangan yang berkaitan dengan festival tahun baru.
Tetapi pada tahun-tahun belakangan ini beberapa larangan sudah mulai ditinggalkan, terutama di antara kalangan masyarakat urban yang modern di kota-kota besar dan di kalangan generasi muda.
Pantangan di Hari Tahun Baru Imlek

Inilah daftar 6 pantangan teratas yang pantang dilakukan di hari pertama Tahun Baru Imlek dikutip dari Tionghoa.info:

1. Hindari Minum Obat

Adalah hal yang tabu bagi seseorang untuk menyeduh obat herbal atau minum obat di hari pertama tahun yang baru. Jika tidak, orang tersebut diyakini akan jatuh sakit di sepanjang tahun.

Di beberapa daerah pedesaan Tiongkok, setelah berdentangnya lonceng-lonceng di kuil tepat pada tengah malam di Hari Tahun Baru, orang yang sedang sakit memecahkan gerabah tempat obat dengan keyakinan bahwa dengan melakukan tradisi ini penyakit akan dibawa pergi menjauh dari tahun yang baru.

2. Jangan Menyapu atau Membuang Sampah

Kegiatan menyapu di hari tahun baru Imlek dikaitkan dengan hilangnya pula kekayaan, karena diyakini akan ikut tersapu bersih. Membuang sampah melambangkan dapat ikut terbuangnya semua peruntungan yang baik atau nasib baik dari dalam rumah.

3. Jangan Sarapan dengan Bubur

Dilarang menyantap bubur, karena ada anggapan bahwa hanya orang miskinlah yang menyantap bubur sebagai sarapan, dan orang tidak ingin memulai awal tahun dengan “kemiskinan” karena hal ini merupakan pertanda yang buruk.

4. Jangan Mencuci Pakaian dan Keramas

Orang tidak mencuci pakaian pada hari pertama dan kedua setelah tahun baru, karena konon kedua hari ini dirayakan sebagai hari ulang tahun Dewa Air (Shuishen).

Rambut tidak boleh dikeramas pada hari pertama tahun baru. Dalam Bahasa Mandarin, kata rambut (fā) memiliki pengucapan dan karakter yang sama dengan kata facai, yang bermakna ‘menjadi kaya’. Oleh sebab itu, ini dipandang sebagai hal yang tidak baik “mencuci bersih keberuntungan seseorang” di awal tahun baru.

5. Dilarang Melakukan Pekerjaan Jahit-Menjahit

Hindari penggunaan pisau dan gunting agar tidak celaka, entah seseorang bisa terluka atau rusaknya peralatan.

Hal ini dianggap bisa membawa kepada ketidakberuntunga

6. Wanita yang Sudah Menikah Tidak Diperbolehkan Berkunjung ke Rumah Orangtuanya

Anak perempuan yang sudah menikah tidak diizinkan berkunjung ke rumah orang tuanya pada saat hari Imlek, karena diyakini akan membawa nasib buruk kepada orangtua dan menyebabkan kesulitan ekonomi dalam keluarga tersebut. Baiknya Wanita menikah berkunjung kerumah orangtuanya di hari kedua Imlek.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.