Ingin Beli Ponsel Baru Tapi Uang Kurang. Mahasiswa Ini Lakukan Tindakan yang Bikin Ngakak

7

MARWAHKEPRI.COM, MALANG – Revangga Brama Eka Putra (22) harus mendekam di sel Mapolsek Dau, Kabupaten Malang.

Polisi menangkap mahasiswa perguruan tinggi swasta di Kota Malang ini dengan tuduhan pemalsuan uang.

Pemalsuan uang oleh Revangga terbilang lucu dan nekat. Siapapun yang melihat uang palsu cetakannya, bisa langsung tahu bahwa uang itu palsu.

Sebab, uang palsu itu dicetak di kertas HVS.

Uang palsu itu seperti gambar uang yang di-print di atas kertas, lantas digunting.

Celakanya, uang palsu itu dipakai oleh mahasiswa asal Kabupaten Tuban ini untuk transaksi membeli ponsel pada akhir pekan lalu.

Saat itu, Revangga transaksi secara online membeli ponsel. Revangga sepakat dengan penjual ponsel yang mematok ponselnya seharga Rp 1.750.000.

Akhirnya, Revangga bertemu dengan penjual ponsel di sebuah tempat di Desa Landungsari, Dau, Kabupaten Malang.

Revangga menyerahkan uang sebesar Rp 1.750.000. Namun dari uang itu, terselip uang palsu karya Revangga.
Uang asli dalam transaksi itu hanya sebesar Rp 1.550.000.

“Nah uang sebesar Rp 200.000 palsu dalam bentuk seperti pecahan Rp100.000,” ujar Kompol Endro Sujiat, Kapolsek Dau, Selasa (24/1/2017).

Penjual ponsel yang menerima uang palsu, langsung lapor ke Polsek Dau.

Polisi pun bergerak. Polisi menangkap Revangga dan menggeledah rumah kosnya di Perumahan Landungsari Asri.

Polisi menemukan 156 lembar uang palsu milik Revangga. Ratusan lembar uang palsu itu memiliki nomor seri sama.

Ternyata, Revangga mencetak sendiri upal itu.

Ia mencetak uang itu mengunduh gambar uang di internet.
Dia mencetak melalui printer miliknya.

Gambar uang itu dicetak di sehelai kertas HVS berwarna putih, kemudian digunting seukuran uang asli.

Jika dilihat dari jauh, terlihat seperti uang asli. Namun jika dipegang akan ketahuan jika itu hanyalah gambar uang yang dicetak. Sebab kertasnya halus, dan tidak ada gambar atau logo pengaman seperti uang asli.

Akhirnya polisi membawa Revangga ke Mapolsek. Polisi menyita printer dan uang palsu milik Revangga.

Sementara itu, Revangga mengaku hanya coba-coba mencetak uang.

“Untuk menambah uang pembelian ponsel,” ujarnya.(*)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.