Gaduh pemilihan RT, Pjs Kades Harapan Jaya Akhirnya Minta Maaf

images (8)

Natuna (Marwahkepri.com) – Pemilihan Ketua RT di Desa Harapan Jaya, Kecamatan Bunguran Tengah, disinyalir kontroversi dan gaduh. Pasalnya, persyaratan calon RT dari penyelenggara kurang tersosialisasikan dengan baik. 

Salah satunya mengenai persyaratan umur minimal 25 tahun dan berdomisili di wilayah pemilihan. Panitia penyelenggara diduga tidak secara aktif menyampaikan persyaratan tersebut, akibatnya muncul berbagai permasalahan setelah pemilihan RT secara serentak dilaksanakan.

Hasil pemilihan RT 01 diduga kontroversi dan muncul tudingan, dimana ketua RT terpilih tidak jujur dan berbohong terkait tempat tinggalnya. Hal ini terungkap setelah awak media beberapa waktu lalu mengkonfirmasi Pjs Kades Harapan Jaya Amiruddin.

Terkait pemilihan RT 01, Amiruddin mengakui memang ada kegaduhan, informasi yang diterimanya dari warga, ketua RT terpilih tidak jujur dan bohong mengenai tempat tinggal. Seharusnya para calon RT secara terbuka dan jujur menjelaskan keberadaannya.

“Memang benar pak, sedikit ada kegaduhan mengenai pemilihan pak Darwis ketua RT 01, Informasinya dari warga dia tidak jujur dan berbohong masalah tempat tinggalnya. Semestinya, dia harus menjelaskan tentang keberadaanya, baru namanya fair. Tetapi, kan dia tak menyebutkan”.

Lanjutnya, guna mengantisipasi masalah ini menjadi lebih besar, maka pihak desa mengembalikan persoalan ini kepada warganya. Dengan cara mengumpulkan tandatangan warga, apakah ketua terpilih setuju untuk diteruskan atau tidak menjadi Ketua RT 01,

“Memang benar, saya ada menyampaikan hal itu sesuai laporan dari warga. Bahwa pak Dedi ini tidak jujur dan berbohong mengenai tempat tinggalnya. Tapi, Kalau, memang pak Dedi merasa terganggu dan tidak nyaman atas ucapan saya tersebut. Saya meminta maaf kepada pak dedi”.

Akhirnya, Dedi alias Darwis dan Amiruddin saling bermaafan, hal ini disaksikan anggota BPD dan Babinsa di Kantor desa Harapan jaya beberapa minggu lalu.

Sebelumnya, ketua RT terpilih geram dan merasa dipojokkan atas ucapan pjs kades tersebut, sempat melayangkan surat protes dan meminta klarifikasi atas tuduhan sesat yang ditujukan kepada dirinya.

Menurut Dedi sapaan akrab Darwis kepada awak media menerangkan seputar pemilihan dirinya terpilih menjadi RT.01. “Terus terang pak, saya kecewa dan keberatan atas pernyataan Pjs Kades Amiruddin pada media. Dikatakan saya tidak jujur dan pembohong terkait keberadaan domisili (tempat tinggal) saya. Padahal, beliau tidak hadir pada saat pemilihan itu. Tentu, saya sangat keberatan dan merasa terganggu dengan ucapan tersebut”.

Terus terang pak, tak ada warga yang mau mencalonkan diri menjadi RT termasuk saya juga tidak. Hanya saja, ketika, warga mencalonkan saya kembali menjadi RT. Ada warga yang bertanya. Apakah pak Dedi masih bersedia dicalonkan lagi sebagai RT.001. Lantas, saya jawab, Insya Allah. Selanjutnya, warga bertanya lagi kepada saya. Bagaimana kalau Dedi terpilih menjadi RT.001, sementara sudah buat rumah di RW.002. Kemudian, saya jelaskan lagi bahwa rumah yang sedang dibangun di RW.002 adalah tempat usaha saya, ujar Dedi lagi.

Bahkan kata Dedi, Ketua BPD juga sudah menegaskan, terkait domisili dimanapun tidak jadi masalah. Dengan catatan ketika terpilih menjadi RT, harus berdomisili di wilayah pemilihan tersebut. Setelah itu baru dilanjutkan pemilihan, hingga dirinya kembali terpilih menjadi ketu RT 01, dan warga juga menerima dan tidak ada suatu masalah apapun.

“Tetapi kenapa setelah mau diterbitkan SK minta ditunda. Alasanya, ada warga yang melapor ke BPD. Akhirnya menjadi timbul kegaduhan ini yang membuat saya terusik dan merasa aneh”.

Kontroversi pemilihan RT serentak tahun 2017 perlu, menjadi pelajaran bagi semua pihak terutama di Desa Harapan Jaya. Penyelenggara pemilihan haruslah sudah mempunyai panduan berupa Perdes tentang tatacara pelaksanaan pemilihan RT, RW, dan kadus. Agar tidak menimbulkan permasalahan dan kegaduhan kedepan serta tetap mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku.(mk/Ipo)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.