Tolak Kepsek, Guru dan TA SMA Subi Gelar Mogok Mengajar

IMG20170123095748
Surat Pernyataan

Natuna (Marwahkepri.com) – Puluhan Guru dan Tenaga Administrasi SMAN 1 Kecamatan Subi membuat pernyataan, meminta sang Kepala Sekolah diganti dan jangan dilantik secara devinitif.

Surat pernyataan meminta agar Kepsek SMAN 1 Subi diganti sudah tersebar dilapisan kalangan masyarakat hingga anggota legislatif. Bahkan sudah beredar dikalangan pemerintah Natuna.

Indra seorang warga Subi menuturkan, sejak kemarin para guru dan tenaga andministrasi di SMA Negeri I Subi tidak terlihat mengajar seperti biasanya. kabarnya tidak mengajarnya para guru dikarenakan aksi mogok kerja yang dilakukan para guru tersebut.

“Sejak kemarin (Sabtu,red) anak murid di SMA Negeri I subi tidak melaksanakan belajar seperti biasanya, katanya sih para guru dan TA lagi pada mogok kerja. jadi suasana sekolah sepi tidak seperti biasanya,”kata Indra melalui selulernya, Minggu (22/1).

Lanjut Indra, katanya aksi mogok kerja itu disebabkan sikap arogansi, otoriter, dan marah yang berlebihan tidak pada tempatnya yang dilakukan oleh oknum kepala disekolah tersebut. sehingga membuat para guru nekat melakukan aksi mogok kerja.

“kalau berdasarkan info yang saya dapat katanya oknum disekolah tersebut, sangat arogan, otoriter dan sering marah tidak pada tempatnya, makanya para guru dan TA melakukan aksi mogok kerja. sedangkan mogok kerja sampai kapan akan berakhir saya kurang taubang,”ungkapnya.

Sementara Selaku Pengawas SMA diwilayah Natuna, Hasmar Nasution membenarkan bahwa beredarnya surat peryataan dari para guru dan Tenaga Administrasi SMAN I Subi dilingkungan pemerintah Kabupaten Natuna sebelum pelantikan serentak yang dilaksanakan di Provinsi oleh Gubernur Kepri.

“Kalau berdasarkan surat pernyataan tersbeut kita belum bisa mengiyakan, namun kita tetap akan menindak lanjutnya. dan rencananya kita pun akan turun langsung ke SMA Negeri I Subi, untuk mengklarifikasinya kebenarannya,”jelasnya.

Menurut Hasmar, pihaknya tidak ingin dalam menelusuri perkara ini hanya dari satu pihaknya saja, dan akan mendudukkan para guru dan Tenaga Administrasi serta kepala sekolah untuk dapat menyelesaikan permasalahan ini.

“kita akan telusuri terlebih dahulu, dan mencari akar permasalahannya yang dapat diselesaikan dengan jalan kekeluargaan. insya allah dalam waktu dekat ini saya baru akan berangkat ke subi”, ujar Hasmar.(nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.