Hakim Vonis Ringan Tiga Remaja Pencabulan Siswi SD

Sidang
Ilustrasi

Natuna (Marwahkepri.com) – Majelis hakim Pengadilan Negeri Ranai, Natuna menjatuhkan vonis ringan terhadap 3 orang remaja pelaku pencabulan siswi SD di Ranai. Vonis tersebut jauh lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Natuna.

Tersangka DHD (17) divonis kurungan 1 tahun enam bulan. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni 2 tahun 6 bulan, sementara dua rekannya A (17) dan DH (17) divonis 10 bulan kurungan. Vonis ini juga lebih ringan dari tuntutan jaksa terhadap keduanya, yakni 1 tahun 6 bulan.

Humas PN Ranai, Nanang Dwi Kristanto SH mengatakan, pengadilan mempertimbangkan banyak aspek yang akhirnya meringankan hukuman ketiga tersangka yang masih berstatus sebagai pelajar.

“Ketiga pelaku juga anak di bawah umur. Jadi kita tidak memberlakukan hukuman UU 35 tahun 2014 itu yang punya minimal kurungan 5 tahun. PN memberlakukan undang-undang pidana biasa,” kata Nanang, Selasa (24/01) di PN Ranai

Menurutnya, putusan yang dikeluarkan Jumat (20/1/2017) lalu itu mengikuti prosedur sistem peradilan anak. “Yang jelas kita mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak. Posisi anak dalam sebuah persidangan itu kan ada sebagai terdakwa, korban dan saksi. Menurut kami putusan itu sudah sesuai dengan azaz yang terbaik bagi mereka sebagai anak-anak di bawah umur”, ujarnya.

Ketiga remaja SMA ini sebelumnya dilaporkan orang tua korban ke Mapolres Natuna. Mereka mengajak remaja perempuan itu nongkrong sambil minum arak di sebuah bangunan kosong di Jalan Pramuka. Banyak kalangan prihatin atas kasus pesta arak remaja SMA dan SD yang berujung pencabulan ini.(mk/nang/net)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.