Masuk Musim Utara, Nelayan Pengujan Pilih “Mantab” alias Makan Tabungan

4

MARWAHKEPRI.COM, BINTAN – Menghadapi musim angin utara, nelayan di Desa Pengujan, Kecamatan Teluk Sebong, berhenti melaut sementara. Gelombang tinggi, angin berhembus kuat membuat nelayan setempat mencari kesibukan lain.

Lukman (37), nelayan setempat, mengatakan, dalam istilah mereka, kesibukan yang mereka lakukan selama musim angin utara adalah merogek tabungan musim selatan.

“Kami rogek tabungan musim selatan, itu istilahnya selama musim utara begini. Kesibukan lain ada ada saja, sekedar mengisi waktu semasa menganggur,”kata Lukman.

Masa masa itu akan berlangsung selama empat bulan. Puncak ketinggian gelombang musim utara dimulai Januari dan akan berlangsung hingga April nanti. Selama musim angin utara, nelayan seperti Lukman hanya akan melaut yang dekat dengan pantai. Hasil melaut akan dipakai untuk kebutuhan rumah tangga. “Untuk lauk dapur saja. Kalau untuk mencari ikan buat dijual, rawan, karena gelombang laut tinggi,”kata dia.

Jaki, nelayan lain di Pengujang mengatakan, di musim utara ini, dia membantu nelayan lain memperbaiki kelong yang ada. Hitung hitung sebagai kesibukan dia selama masa masa menganggur. “Dari pada tak ada kesibukan,”katanya.

Tumpukan botol botol mineral dan sejumlah limbah yang terseret gelombamg laut musim utara berserak di sepanjang pesisir pantai Desa Pengujang. Berhadapan dengan laut lepas cina selatan, limbah itu hadir dalam bentuk yang macam macam.

Beberapa botol mineral, bertuliskan bahasa Cina, bahkan sampai bahasa Thailand ada dalam tumpukan. Oleh pemulung, serakan botol mineral tersebut diangkut dan dikumpulkan untuk dikilo.

“Beginilah kalau musim utara. Banyak sampah kiriman dari laut cina selatan, terdampar di sini. Botol yang berserak macam macam. Ada yang bertuliskan cina, bahkan Thailand ada, macam macam,”kata Asrul, pemulung lepas pantai.

Sampah sampah itu dikumpulkan dan menghasilkan pemasukan tersendiri bagi pemulung. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.