Alamak !! Anggota Dewan Ini “Gagap” Saat Bacakan Pandangan Akhir Fraksi

 

IMG_20170117_222815
Paripurna pengesahan APBD Natuna

APBD Natuna Disahkan Rp 1,19 Trilyun

Natuna (Marwahkepri.com) – Pada agenda Paripurna DPRD Natuna tentang pembacaan pandangan akhir fraksi-fraksi terhadap RAPBD Natuna tahun 2017, Selasa malam (17/01). Salah seorang anggota Dewan tampak demam panggung saat membacakan pandangan akhir.

Oknum Dewan dimaksud adalah politisi partai Golkar asal Sedanau, kecamatan Bunguran Barat. Sudirman yang merupakan Ketua fraksi, terlihat gugup dan terbata-bata dihadapan undangan ketika mengutarakan pendapat akhir fraksi Golkar.

Kendati diduga demam panggung, naskah pandangan akhir fraksi Golkar selesai dibacakan. Serta menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) disahkan menjadi Perda APBD tahun anggaran 2017.

Dari hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Natuna dengan TAPD, ABPD Natuna tahun 2017 dianggarkan sebesar Rp 1,19 trilyun. Dengan estimasi sebesar Rp 1,04 trilyun, Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp 74 milyar, Dana Perimbangan sebesar Rp 834,57 milyar, dan lain-lain Pendapatan yang sah sebesar Rp 131,62 milyar.

Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada tahun 2017 sebesar Rp 1,185 trilyun, Silpa anggaran tahun 2016 sebesar Rp 150 milyar, dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 5 milyar.

Sebanyak 6 fraksi di DPRD Natuna yakni, fraksi Demokrat, Golkar, PAN, PPP, Perjuangan Nurani Rakyat (PNR) dan Gerindra Nasdem (Gernas). Setelah menyampaikan saran dan pendapat kepada Bupati, akhirnya menyetuji RAPBD menjadi Perda APBD Natuna 2017.

Sebagian besar menyoroti dan meminta kepada Bupati untuk mengoptimalkan potensi pariwisata serta kelautan dan perikanan, sehingga mampu menyumbang untuk PAD Natuna. Disamping itu juga disoroti masalah pendidikan dan kesehatan.

Pada kesempatan itu hadir Bupati Natuna Hamid Rizal, Wakil Bupati Ngesti Yuni Suprapti, Sekda Wan Siswandi, FKPD, SKPD, dan tokoh masyarakat.(nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.