Diduga Depresi, Ibu ini Tega Habisi Anak Kandungnya di Medan

20170115130343-images (10) copy

MARWAHKEPRI.COM – Pretty tega membunuh anak kandungnya sendiri, Muhammad Altahir (2 tahun 6 bulan) pada Minggu (15/1/2017) diduga karena depresi ditinggal pergi suaminya enam bulan lalu.

Sejak kepergian suaminya, Pretty tinggal di rumah kakaknya, Sutan (39), di Jalan Besar Delitua, Lorong Dahlia, Lingkungan V, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna mengatakan, pihaknya sudah memeriksa dan memintai keterangan beberapa orang saksi, yaitu Sutan Hasibuan, Melisa (29), Dewi (30), dan Ratimin (40).

“Hasil pemeriksaan sementara dari keterangan para saksi menyatakan pelaku mengalami depresi karena ditinggal suaminya. Tapi itu belum bisa dipastikan. Kita akan panggil ahli kejiawaan dari RS Bhayangkara Medan,” kata Wira.

Seperti diberitakan sebelumnya, Muhammad Altahir meninggal dunia di tangan ibu kandungnya, Pretty Hasibuan (32). Altahir ditikam berulang kali sesaat setelah korban selesai mandi.

Setelah membunuh korban, pelaku lalu menakut-nakuti dua keponakannya yang tinggal serumah dengannya dengan mengacung-ngacungkan pisau. Pelaku mengajak kedua keponakannya bermain-main dengan pisau itu.

karena ketakutan, kedua keponakannya melarikan diri. Namun satu orang sempat terkena sabetan pisau.

Pelaku diamankan bersama barang bukti dua bilah pisau yang digunakannya untuk menghabisi nyawa anaknya. Sedangkan jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk diotopsi.(mk/r/matakepri.com)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.