Bupati Natuna Pastikan Tidak Ada Ampun bagi PNS Pengguna Narkoba

20170115095723-Bupati-Natuna-Hamid-Rizal--640x630 copy

MATAKEPRI.COM,Natuna – Bupati Kabupaten Natuna mengingatkan kembali kepada jajaran pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Natuna, untuk tidak coba-coba menggunakan narkoba. Jika ditemukan dan terbukti terlibat, dia memastikan tidak akan ada ampunan.

” Ini sudah komitmen kita bersama sesuai arahan Kemendagri bagai PNS ke depan menggunakan narkoba akan kita sikat dan pecat ,”ungkap Hamid Rizal, Jumat (13/1/2017).

Bupati sangat terkejut menyampaikan kegundahannya terkait maraknya peredaran narkoba di kabupaten yang dipimpinnya bahkan merambah hingga ke pelosok desa.

Politisi Partai Amanat Nasional tersebut meminta agar kepolisian menindak tegas siapapun yang memakai dan mengedarkan narkoba di daerah ini.

Ditanya terkait dua orang oknum pegawai terbukti menggunakan narkoba, Bupati Hamid menegaskan, selain akan dihadapkan dengan hukum juga akan diberi sanksi tegas yakni pemecatan.‎

Oknum PNS Dinas Pertanian Pemkab Natuna ini, Kamis (12/1/2017) siang ringkus aparat Satreskrim Narkoba karena mengedarkan narkoba jenis Sabu.

Serta Kasus narkoba menjerat seorang perawat berstatus pegawai telah diputuskan dalam persidangan Pengadilan Negeri, SN (32), juga merupakan oknum perawat Puskesmas Ranai telah digelar persidangan pengadilan Negeri Ranai, Selasa (6/9/2016).

Oknum SN diringkus Satresnarkoba Polres Natuna 18 April 2016 lalu di rumahnya di bilangan Ranai Kota.

Kedua pegawai Natuna itu akan diberhentikan kan sementara dari status PNS berdasarkan UU.No.5 tahun 2014 pasal 88 ayat 3 ter tuang dari pasal 87 ayat 2 UU.ASN No.5 tahun 2014.

” Waktu dekat Surat Keputusan pemberhentian nya akan saya terbitkan,” terang Hamid.

Dia tidak ingin generasi penerus bangsa terjebak dalam pusaran narkoba dan pergaulan bebas.
Pemerintah Daerah akan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Tidak hanya warga sipil, bahkan terhadap PNS, TNI, dan Polri yang terlibat, diminta dia agar ditindak tegas. Karena, diakui narkoba dan pergaulan bebas merusak generasi penerus bangsa, sehingga harus diputus mata rantainya sejak dini.

” Saya minta aparat kepolisian tidak ragu, bergerak cepat dan menindak tegas siapa pun yang terlibat narkoba. Kami perlu dukungan semua pihak pemangku kepentingan. Baik Kades,Kaling, pak RW dan RT sebagai perpanjangan tangan Pemerintah ditengah masyarakat bersama kita perang berantas narkoba,”pinta Hamid.(mk/r/matakepri.com)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.