Tuntutan Tak Dipenuhi, Ratusan Pekerja PT MOS Rusuh

20170112114957-64pekerja-pt-mos-mengamuk copy

MARWAHKEPRI.COM, Karimun – Karena tuntutan tidak dipenuhi, ratusan pekerja PT Multi Ocean Shipyard (PT MOS) di Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kepri rusuh. Mereka membakar ban dan juga menjarah harta milik perusahaan.

Kerusuhan itu terjadi pemicunya setelah gaji para pekerja tak kunjung cair. Mereka menyerang kantor manajemen. Karena tidak ada manajemen, maka mereka menjarah isi kantor.

“Barang-barang seperti komputer hancur, laptop juga ada yang dijarah. Termasuk meja dan bangku kantor juga rusak,” ujar salah seorang karyawan PT MOS seperti dilansir batamnews.co.id.

Saat akan masuk kantor, pekerja juga sempat melakukan pelemparan batu ke arah kantor. Setelahnya barulah sebagian karyawan ada juga yang memaksa masuk ke office.

Di luarnya, aksi bakar-bakaran ban pun tak terhindari saat perwakilan beberapa buruh mencoba menemui pihak perusahaan, namun tidak berada di tempat. Saat ini perusahaan masih dijaga ketat aparat kepolisian dari Mapolres Karimun. (redaksi)