Tiga Pelajar Subi Diamankan Polisi

images-6
Ilustrasi

 

 

Diduga Sakau

Natuna (Marwahkepri.com) – Beredar kabar, pada Senin (9/1) puku 04:30 di Kecamatan Subi telah diamankan tiga orang pelajar diduga sedang sakau setelah mengkonsumsi Narkoba. Mereka terdiri dari seorang pelajar SMP dan dua orang pelajar SMA.

Camat Subi, Kadir bertutur awalanya ketiga remaja itu teriak -teriak minta tolong seperti orang ilusi ketakutan. Mereka pun merusak kaca jendela rumah pamannya.

Mendengar teriakan itu atoknya (kakeknya) yang sedang bersiap-siap menunaikan ibadah solat subuh langsung menghampiri mereka dan mencoba menenangkanya.

“Ya betul, tadi pagi menjelang subuh mereka teriak-teriak sambil memecah kaca rumah pamannya. Awalnya mereka dikira mabok tapi dicium-cium tak ada bau minuman akhirnya mereka diserahkan ke Pos Polisi setempat. Diduga mereka sedang sakau,” kata Camat Kadir, di Subi, Senin (9/1) melalui telepon.

Setelah ditangani polisi, ternyata dari mereka ditemukan satu paket serbuk ukuran 1 gram yang diduga sebagai Narkoba jenis sabu-sabu dan satu buah sendok dan satu buah pipet minuman.

“Mereka sekarang sedang ditangani polisi hanya saja karena mereka masih anak-anak mereka ditahan di rumahnya masing-masing atas jaminan orang tua bahwa ketiganya tidak boleh meninggalkan Subi sampai ada arahan dari Polsek Serasan,” paparnya.

Mengenai ketiga remaja itu, camat Kadir enggan menyebutkan identitasnya atas alasan mereka masih usia di bawah umur. “Seorang di antara mereka ada yang masih kelas 2 SMP, satu orang kelas 1 SMA dan satunya lagi kelas 3 SMA. Kalau namanya mungkin baiknya tak usah disebutkan, karena ini masih anak-anak,” pintanya mengakhiri.

Pristiwa itu dibenarkan Kapospol Subi Briptu Riki, “ya betul, sekarang dugaan kasusnya sedang ditangani,” singkatnya.

Ketua KPPAD Kabupaten Natuna, Raja Peni mengaku kaget dan miris mendengar informasi itu lantaran terduga pelakunya rata-rata anak usia di bawah umur.

“Masya Allah, saya baru tahu ini. Kami akan segera koordinasi dengan semua pihak terutama sekali pihak kepolisian, orang tauanya dan pemerintah setempat. Saya baru tahu ini, makasih informasinya,” ungkap Raja Peni melalui telepon.(mk/nang/ft).

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.