BI Bantah Gambar Palu Arit di Uang Emisi 2016

uangMarwahkepri.com –  Deputi Kepala Bank Indonesia (BI) cabang DIY Hilman Tisnawan membantah  gambar palu arit di uang cetakan baru (uang emisi 2016) senilai Rp100.000 dan Rp50.000 tersebut adalah gambar palu arit milik Partai Komunis Indonesia (PKI).

Gambar yang menempel di sisi kiri uang kertas itu adalah huruf BI yang merupakan logo BI.

“Itu bukan gambar palu arit, tapi tulisan BI yang merupakan logo BI. Kalau diterawang baru keliatan logonya,” ujar Tisnawan dalam jumpa pers di kantor Bank Indonesia Yogyakarta, Senin (9/1).

Pada uang cetakan baru, logo BI nampak seperti sebuah gambar tak beraturan karena dibuat dengan teknik rectoverso yakni teknik saling isi dalam uang kertas dimana gambar didepan dan belakang saling melengkapi membentuk suatu gambar logo tertentu. Jika dilihat dari satu sisi saja, maka akan nampak gambar garis tak beraturan. Namun jika diterawang nampak jelas tulisan BI.

Hilman menjelaskan rectoverso dipilih karena dianggap sebagai cara pengamanan yang paling aman.

“Dengan dibentuk seperti itu, dari sisi depan dan belakang uang sulit dipalsukan,” jelasnya.

Ia menegaskan, logo BI yang mirip dengan gambar palu arit sudah ada sejak lama. Sebelum uang pecahan baru diedarkan sudah ada gambar garis tak beraturan yang mirip dengan gambar di uang cetakan baru.

“Uang pecahan tahun 2001, 2014 juga ada yang mirip. Tapi mengapa masyarakat baru mempermasalahkannya sekarang? Padahal presidennya juga beda-beda,” tuturnya.

Selain itu, Bank Indonesia DIY juga membantah isu bahwa seluruh uang cetakan baru dicetak oleh perusahaan asing diluar negeri. Kepala BI kantor perwakilan DIY Arif Budi Santoso menegaskan, sesuai undang-undang Mata Uang no 7 tahun 2011, percetakan uang dilakukan di dalam negeri oleh BUMN dalam hal ini Peruri.

“Tidak benar itu kalau ada isu dicetak di luar negeri sama perusahaan asing. Kami nanti kena audit sama BPK,” tegasnya. (mk/as/mt)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.