Pelantikan Pejabat Natuna Menyisakan Tanda Tanya !!

natuna-camat-dan-lurah-saat-dilantik-oleh-bupati-natuna-hamid-rizal-digerung-sri-serindit
Pelantikan Camat dan Lurah di Sri Serindit

Natuna (Marwahkepri.com) – Pelantikan ratusan pejabat Natuna jelang awal tahun 2017 kemarin oleh Bupati Hamid Rizal, menyisakan tanda tanya. Pasalnya, usai pengucapan sumpah janji pada tanggal 30 Desember lalu, suara-suara sumbang pun mulai menggelinding.

Memang benar, perombakan kabinet sejatinya bertujuan untuk penyegaran dan menempatkan pejabat sesuai dengan bidang ilmu dimilikinya. Namun nyatanya tidak sedikit kalangan masyarakat bahkan anggota Dewan menanggapi miring terkait pelantikan tersebut.

Terbaru, kabar miring kembali mengemuka, beredar informasi bahwa ada seorang pejabat yang sudah dilantik menduduki jabatan sebagai Lurah Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur. Ternyata setelah menerima Surat Keputusan pelantikan pada 3 Januari 2017, berubah menjadi Kepala Seksi (Kasi) di Sekretariat Pemkab Natuna.

”Kalau kabar itu masyarakat sudah mulai tahu Bang, saya mendengar kabar itu di warung kopi. Kabarnya pejabat itu awalnya di tempatkan sebagai lurah namun SK nya menjabat menjadi Kasi disalah satu instansi pemerintah. Jika memang kenyataannya seperti itu berarti pelantikan itu terkesan dipaksakan,” ujar Ridwan salah seorang Pegawai di lingkungan Pemkab Natuna. jumat (6/1).

Tidak hanya itu, kabar lainnya juga muncul dari seorang Pegawai berinisial ER. Menurutnya, sebelum pelantikan kemarin ada sejumlah pegawai sudah “dijanjikan” akan menempati posisi sebagai Camat.

Akan tetapi berujung kekecewaan, tidak satupun dari mereka akhirnya diangkat jadi Camat. Bahkan beberapa diantaranya sudah mengukur dan menempah pakaian camat.

“Abang belum tau kan, sebelum pelantikan ada beberapa orang dijanjikan jadi camat, bahkan mereka sudah jahit baju, tetapi tidak satupun diangkat sesuai dengan janji itu”, ujar ER enggan menyebutkan nama pegawai tersebut.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Natuna Boy Wijanarko sepertinya enggan menanggpi kabar ber aroma tak sedap itu. Ia berdalih kalau pihaknya tidak mengetahui sama sekali tentang proses penempatan jabatan tersebut.

Karena pada proses pelantikan jabatan itu dirinya juga ikut dilantik dalam 473 orang pejabat di gedung Sri Serindit kemarin.

”Kalau terkait perubahan SK pelantikan tersebut, saya sendiri kurang tau juga, yang saya tau kalau jabatan lurah harus pakai baju putih lengkap untuk pelantikan. Kalau mau lebih jelasnya bisa ditanyakan langsung kepada pejabat sebelumnya,” ucapnya.(nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.