PLN Pastikan Subsidi Listrik Tepat Sasaran Tahun 2017

pln

JAKARTA (MK) – Pemerintah telah memberlakukan pencabutan subsidi listrik untuk 18,7 juta konsumen pemakai daya 900 volt ampere (VA) secara bertahap sejak Minggu (1/1).

PT PLN (persero) sebagai penyedia dan pemasok utama listrik nasional pun memastikan kebijakan itu bukan penaikan harga, melainkan upaya memastikan subsidi listrik Rp48,56 triliun di APBN 2017 tepat sasaran.

“Kebijakan itu diambil berdasarkan penelusuran selama 10 bulan oleh tim lintas kementerian dan instansi yang menemukan banyak pelanggan rumah tangga golongan 900 VA yang seharusnya tidak menerima tarif subsidi,” kata Direktur Utama PLN, Sofyan Basir, di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, kemarin.

Penelusuran itu dilakukan bersama pihak Kementerian Dalam Negeri, Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Badan Pusat Statistik (BPS), dan PLN. Dari hasil penelusuran tersebut, ditemukan, 18,7 juta pelanggan rumah tangga golongan 900 VA tidak berhak mendapatkan subsidi. Mereka akan dikenai tarif nonsubsidi. Dengan pencabutan subsidi listrik tersebut, subsidi listrik negara untuk masyarakat yang selama ini yang mengalir lewat PLN dapat dihemat menjadi Rp22,07 triliun.

“Pelanggan 900 VA, mereka tidak berhak mendapat subsidi karena mereka bukan masyarakat miskin sesuai dengan ketentuan pemerintah. Yang masyarakat miskin oleh pemerintah malah ditambah. Yang 450 VA jumlah masyarakat ditambah jadi 27 juta keluarga dari hanya 23 juta keluarga. Jadi, masyarakat miskin diberi subsidi, bukan dihilangkan,” tuturnya.

Pencabutan subsidi listrik bagi pelanggan rumah tangga mampu golongan 900 VA tersebut nantinya akan dialihkan untuk mengaliri listrik daerah terpencil, pedalaman, dan perbatasan yang masih tersebar di 12 ribu desa.

“Dana ini akan dipergunakan untuk masyarakat yang memang berhak dan masuk kriteria miskin dan pramiskin. Mereka yang tidak berhak, kami nyatakan berhenti, tidak lagi mengambil dana subsidi dari pemerintah,” terangnya.

Pihaknya juga telah melakukan sosialisasi terkait dengan upaya penyaluran subsidi listrik tepat sasaran tersebut selama 12 bulan sebelumnya.
4,1 juta pelanggan.(mk/mun/mi)

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.