Kapolri : Buku ‘Jokowi Undercover’ Tidak Memiliki Data Pendukung Yang Valid

buku

Jakarta (marwahkepri.com) – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian meragukan keahlian intelektual Bambang Tri, penulis buku ‘Jokowi Undercover’.

Menurutnya, Bambang Tri tidak memiliki kemampuan penelitian.”Yang bersangkutan tidak lulus S1, hanya lulus SMA. Kita interview, mohon maaf, kemampuan intelektualnya relatif menengah ke bawah,” ujar Tito di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan (4/1).

Bahkan, menurut Tito buku setebal 436 halaman tersebut tidak memiliki dokumen atau data pendukung yang valid. Dia juga menambahkan bahwa buku dengan cover warna hitam tersebut hanya serupa novel fiksi, tanpa fakta yang bisa dipertanggungjawabkan.

“Jadi sebetulnya pendapat saya, (Bambang) tidak memiliki kemampuan metodologi untuk melakukan penelitian membuat buku itu, apalagi buku fakta, tidak cukup dengan hanya membuat buku novel yang karangan fiksi,” terangnya.

Bambang Tri Mulyono menjual buku kontroversial tersebut hanya di akun Facebook pribadinya. Dia pun mencetak buku tersebut secara pribadi.

Bambang Tri saat ini telah berstatus sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Atas kasus ini dia dijerat Undang-undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE), Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras Dan Etnis, dan Pasal 207 KUHP tentang Penghinaan terhadap Penguasa. (mk/as/d)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.