Eks Sekda Natuna Syamsurizon “Dicampak” Jadi Staf Ahli

img_20161230_214228
Bupati melantik pejabat Natuna.(foto:btm)

Natuna (Marwahkepri.com) – Terjawab sudah, nasib mantan Sekda Natuna Syamsurizon kemana berlabuh. Hari ini, Jum’at (30/12) Bupati Natuna Hamid Rizal melantiknya bersama dengan ratusan pejabat eselon II, III, IV, di gedung Sri Serindit, Ranai.

Posisinya kini digantikan oleh Wan Siswandi, mantan Kepala Dinas Pendapatan Natuna. Syamsurizon “Dicampak” Bupati Hamid jadi Staf Ahli bidang Politik dan Pemerintahan, eselon II B.

Pelantikan ini berdasarkan SK Bupati nomor 145/BKD/2016, Wan Siswandi kembali dikukuhkan hari ini. Hamid juga melantik 18 pejabat eselon II B, 38 orang pejabat eselon III A, 63 orang pejabat eselon III B, 224 orang pejabat eselon IV A dan 25 orang pejabat eselon IV B.

Sementara pejabat yang baru dilantik yakni untuk eselon II B ada 9 orang, Eselon III A ada 24 orang, Eselon III B ada 30 orang, Eselon IV A sebanyak 24 orang dan Eselon IV B sejumlah 22 orang.

Beberapa Perubahan terjadi pada Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) di lingkup Pemkab Natuna sebelumnya. Hal ini mengakibatkan pemecahan dan penyatuan beberapa bagian di beberapa dinas.

Mutasi dan promosi jabatan yang terjadi ini seperti Agus Supardi yang sebelumnya Kadisdik dilantik sebagai Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Basri sebagai Kepala Kantor Perpustakaan Daerah, Marka DJ sebagai Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Helmi Wahyuda sebagai Kadisperindag, Kartina Riawita sebagai Kadinsos dan Perlindungan Anak.

Minwardi yang sebelumnya menjabat Kadis PU dilantik sebagai Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Ilham Kauli yang sebelumnya Kadistamben dilantik menjadi Kadis Kependudukan. Husyaini sebagai Kadisnakersostrans, Iskandar DJ sebagai Kadishub. Sementara Erwita Yuda Kepala BKD

Untuk para camat, Asmarajuana sebagai Camat Bunguran Timur, Saidir sebagai Camat Bunguran Tengah, Erwenadi Camat Bunguran Selatan, Ferizaldi  Camat Bunguran Barat, Haidir Camat Serasan Timur, Ahmad Camat Bunguran Timur Laut. Sementara Idris yang sebelumnya menjabat lurah Ranai Kota diangkat menjadi Camat Suak Midai.

Hamid Rizal meminta para pejabat khususnya eselon II untuk sering-sering turun ke lapangan dan belajar hal-hal yang belum dikuasai.

“Jangan sampai ada masalah. Kalau ada hal yang kurang jelas maka wajib tanya pada yang tahu. Sering-sering melihat keluar, jangan hanya duduk dalam ruangan”.

Jabatan ini ditegaskannya bukan sebuah hadiah, namun merupakan hasil proses seleksi terbuka yang dilakukan beberapa waktu lalu sesuai aturan. “Kita menempatkan PNS yang memenuhi syarat kualifikasi dan kompetensi,” sebutnya.(Nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.