Data Kementan : Indonesia Sudah Tidak Impor Cabai Segar

cabe

Jakarta (Marwahkepri.com) – Kementan Pertanian menyebut pada tahun 2016 ini pemerintah tidak mengimpor cabai segar. Jika pun ada menurut Kementan adalah cabai olahan seperti sambal atau pun cabai yang diawetkan yang data impornya disatukan BPS.

“2016 kita tidak impor cabai, kalau pun ada data impor, itu adalah cabai kering atau cabai olahan, tapi cabai segar tidak ada yang impor,” ujar Kabiro Humas dan Informasi Publik Kementan, Agung Hendriadi, di BPS, Jakarta Pusat, Kamis (29/12).

“Kalau pun ada data impor itu adalah cabai olahan karena di BPS data tersebut disatukan antara cabai segar dan olahan. Jadi di komponen impor, itu di industri pengolahan,” imbuhnya.

Berdasarkan data Kementan, ketersediaan cabai pada bulan November sebesar 77,847 ton sedangkan kebutuhan cabai hanya 75,761 ton sehingga ada surplus sekitar 2,086 ton. Data tersebut meningkat pada Desember, jumlah produksi cabai sebanyak 84,684 ton sementara kebutuhannya sebesar 76,472 sehingga ada surplus produksi.

Sementara tahun 2017, diprediksi pada bulan Januari produksinya meningkat menjadi 94.368 ton sementara kebutuhannya 92.101 ton. Namun, menurut Agung besaran produksi tersebut tidak serta merta distribusinya merata, hal itu lah yang menyebabkan tingginya harga cabai di pasaran.

“Di daerah ada cabai yang menumpuk tetapi distribusinya tidak merata, itu yang menyebabkan naiknya harga cabai di daerah sehingga ke depan distribusi sedang kita perbaiki,” tutupnya. (mk/as/dt)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.