Puluhan Ribu TKA Ilegal di Batam Disinyalir Tidak Terdeteksi

 

tka-ilegal

BATAM (MK) –  Menurut data Dinas Tenaga Kerja Kota Batam,Tenaga Kerja Asing (TKA) yang berizin di Batam berjumlah sekitar 6.000 orang. Namun, aktivis buruh di Batam menyebut masih ada ribuan TKA lagi, terutama dari Tiongkok yang tidak terdeteksi.

Juanda seorang aktivitis Buruh Kota Batam menyebutkan bahwa Batam sebagai kota industri tidak mungkin tidak ada TKA ilegal. WN Singapura saja banyak yang tinggal di Batam dan bekeluarga. Bahkan sudah memiliki KTP segala.

“Jika yang tercatat resmi saja 6000 orang. Apalagi tidak resmi. Mungkin belasan ribu orang. Selama ini Batam surga bagi TKA asing ilegal untuk mengais rezeki,” tegasnya.

“Mereka hanya mencatat apa yang ada saja. Coba razia rumah toko yang jumlahnya ratusan di Batam. Banyak TKA dari Tiongkok dan negara lain. Ada yang tinggal di apartemen. Bahkan gaji mereka pun dibedakan. Ini kan tidak adil, pemerintah harus turun tangan. Imigrasi jangan diam saja,” kata aktivitis buruh Kota Batam, Juanda,(26/10).

Menurutnya, data di Disnaker Kota Batam tidak valid dan hanya sebatas laporan saja. Mestinya, kata Juanda, Disnaker dan Imigrasi rutin melakukan razia. Bila perlu libatkan masyarakat karena sudah sangat mengkhawatirkan.

Dia memperkirakan ada sekitar 20 ribu TKA ilegal di Batam. Akan tetapi, ketika dikonfirmasi soal data tersebut. Dia mengatakan instansi terkait di daerah ini sangat tertutup soal TKA ilegal.

Sementara itu, Kadisnaker Kota Batam Rudy Sakyakirti mengatakan pihaknya terakhir melakukan razia bersama Imigrasi 3 bulan lalu. Sejak itu belum pernah razia lagi.

Terkait TKA yang resmi bekerja di Batam dia membenarkan ada sekitar 6,000 orang. Dan semuanya sudah tercatat. “Kalau TKA di Batam sudah memiliki izin. Jika tidak kami serahkan ke instansi terkait untuk menanganinya. Sebab, kami tidak memiliki wewenang melakukan pengamanan,” katanya.(mk/mun/mi)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.