Mata Anggaran Gaji Sopir Anggota DPRD Akhirnya Dicoret Kemendagri

sumarsono

JAKARTA (MK) – Dua mata anggaran yang tercantum dalam APBD DKI Jakarta dikoreksi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang baru saja disahkan Senin (19/12) lalu. Kedua mata anggaran itu ialah gaji sopir bagi anggota DPRD dan perbaikan kolam ikan yang berada di depan gedung DPRD.

“Apa yang dicoret Kemendagri berarti ada sesuatu yang salah. Kita terima coretan itu dan tidak kita anggarkan lagi,” kata Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono di Balai Kota, kemarin.

Mata anggaran  yang dikoreksi ialah usulan renovasi kolam ikan yang berada di depan gedung DPRD senilai Rp579 juta. Usulan itu dikoreksi nilainya menjadi Rp300 juta.

“Itu kolam ikan, bukan kolam renang. Kemendagri akhirnya mengurangi anggarannya,” ujar Sumarsono.

Sumarsono juga  mengatakan bahwa  pihaknya telah menerima hasil evaluasi Kemendagri sejak 23 Desember lalu.

Dalam APBD DKI Jakarta 2017 yang totalnya mencapai Rp70,191 triliun, tercantum mata anggaran gaji bagi sopir anggota dewan sebesar Rp4,3 miliar. Mata anggaran itu akhirnya dicoret Kemendagri.

Ia mengatakan dokumen Peraturan Daerah APBD DKI Jakarta 2017 sangat tebal sehingga tidak bisa diteliti satu per satu mata anggarannya.

“Rp70 triliun itu kan banyak. Dokumen itu satu tumpuk. Gubernur tidak perlu lihat sampai detail. Gubernur punya staf TPAD (tim anggaran pemerintah daerah) di bawah Sekda, ada Bappeda. Serahkan ke mereka yang memeriksa,” tandasnya. (mk/mun/mi)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.