Listrik di Indonesia Capai 14 Sen per Kwh

pln

Minahasa (Marwahkepri.com) –  Harga listrik di Indonesia masih tergolong tinggi dibandingkan dengan negara lainnya. Padahal Indonesia memiliki sumber daya alam yang berlimpah. Salah satunya adalah air.

Saat ini, harga listrik di Indonesia mencapai 14 sen per kwh. Padahal, negara lainnya dapat mencapai 2 sen per kwh.

“PLTA serawak harganya hanya 2 sen, di kita 7 sen. Tenaga surya di UEA 2,9 sen, kita 14 sen,” ucap Jokowi dalam acara peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong,.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun mengungkapkan alasan tingginya harga listrik di Indonesia. Salah satunya adalah karena adanya makelar atau broker yang bermain dalam distribusi listrik.

“Kenapa mahal karena banyak beban biaya. Terlalu banyak orang ‘di tengah’. Terlalu banyak yang brokeri terlalu banyak yang makelari. Kalau ditepuki berarti benar,” ucap Jokowi

Jokowi pun juga menyentil perusahaan BUMN yang masih belum maksimal dalam penyediaan listrik bagi masyarakat. Ia meminta, agar perusahaan BUMN juga berkolaborasi dalam penyediaan listrik yang murah bagi masyarakat.

“Kenapa mereka (negara lain) bisa (tetapkan harga listrik murah), kita enggak bisa, berarti ada sesuatu. Masa antar BUMN ada yang di tengah, masa dari swasta ke PLN ada juga di tengah,” ucapnya

Jokowi pun meminta agar harga listrik di Indonesia dapat bersaing dengan negara lainnya. Dengan begitu, maka daya siang di Indonesia dapat meningkat.

“Listrik itu menyangkut daya saing kita. Jangan sampai listrik kita lebih mahal dari negara lain,” tutupnya. (mk/as/ok)

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.