Sri Mulyani Musnahkan Puluhan Ribu Barang Ilegal

musnah

Jakarta (Marwahkepri.com) – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, didampingi oleh Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso, dan perwakilan instansi terkait lainnya memusnahkan 28.787 botol miras, 510 batang cerutu, dan 3,32 juta batang rokok ilegal hasil tangkapan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan potensi kerugian negara mencapai Rp 12,15 miliar.

“Ini merupakan pemusnahan yang kedua di tahun 2016, setelah sebelumnya juga melakukan pemusnahan di bulan Juni 2016,” kata Sri Mulyani, sebelum memulai pemusnahan di Kantor Pusat DJBC, Jakarta, Jumat (23/12).

Dalam pemusnahan tersebut, termasuk juga ikut dimusnahkan barang-barang ilegal hasil penindakan Bea Cukai Kantor Pos Pasar Baru periode tahun 2015 hingga 2016, di antaranya berupa produk kosmetik, berbagai macam suplemen dan obat-obatan, sex toys dan barang-barang mengandung unsur pornografi, telepon selular, minuman keras, pakaian, serta rokok ilegal sejumlah 6.033 item barang senilai Rp 138 Juta.

“Mungkin nilainya tidak terlalu besar, tapi bisa sebagai bukti bahwa kita melakukan pengawasan dengan ketat,” ujarnya.

“Miras dan rokok ini kami tindak karena tidak dilekati pita cukai, dilekati pita cukai palsu, pita cukai bekas, dan pita cukai yang bukan peruntukannya. Atas penindakan ini, Kementerian Keuangan melalui Bea Cukai turut berperan mengamankan penerimaan negara di bidang cukai dan sektor industri dalam negeri,” jelas Sri Mulyani.

Sri Mulyani menambahkan, barang-barang ilegal tersebut berasal dari pihak-pihak yang tidak mematuhi peraturan, sehingga berdampak pada kerugian di bidang sosial dan ekonomi, di mana akan timbul persaingan usaha yang tidak sehat dengan pengusaha yang taat pada ketentuan perundang-undangan di bidang kepabeanan dan cukai. (mk/as/dt)