Polda Kepri Gelar Perkara Penangkapan 2 orang Jurnalis Yang Diduga Memeras Pengusaha

whatsapp-image-2016-12-13-at-11-51-06

Batam (Marwahkepri.com) – Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Sam Budigusdian,MH, didampingi Dirintelkam Polda Kepri, Kabid Humas Polda Kepri, dan Dirreskrimum Polda Kepri Mengekspose penangkapan 2 (dua) orang laki-laki oleh Tim Saber Pungli Polda Kepri yang diduga melakukan tindak pidana pemerasan, Selasa (13/12) di ruang Rupatamma Polda Kepri.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP-A / 183 / XII / 2016 / SPKT – KEPRI, Tanggal 05 Desember 2016. Penangkapan terjadi pada hari Senin (5/12) sekira pukul 17.00 wib di Warung Kopi Empang Greenland Batam center

Berdasarkan informasi yang diterima oleh Tim Saber Pungli, bahwa dugaan pemerasan tersebut sehubungan dengan adanya permintaan dari Paulus Ahmad Tantoso selaku pemilik PT. Kerabat Jaya Sukses dan Hotel “Kuning”, agar tersangka SA alias S dan PS alias P menghapus berita yang dimuat atau diupload tersangka di Media Facebook dan Media DetikNewsOcean tentang Hotel “Kuning” miliknya, dalam berita yang dimuat disebutkan bahwa Hotel “Kuning” milik Paulus Ahmad Tantoso berdiri diatas Row jalan dan menyalahi aturan izin mendirikan bangunan (IMB).

Berdasarkan berita tersebut, tersangka meminta uang sebesar Rp. 20.000.000,- (Dua Puluh Juta Rupiah) Kepada Paulus Ahmad Tantoso melalui saksi Fransiskus Nong Bliro alias Nong dan saksi Wie Liang alias Erwin, dengan alasan sebagai uang Operasional dan untuk anggota tersangka yang berjumlah 15 (Lima Belas) orang. Dengan adanya Informasi tersebut Anggota Tim Saber Pungli Polda Kepri langsung menuju TKP untuk melakukan penyelidikan dan penangkapan, kemudian diamankanlah tersangka SA alias S dan PS alias P, serta ditemukan uang sebesar Rp. 7.000.000,- (tujuh juta rupiah) sebagai barang bukti dari hasil dugaan pemerasan yang dilakukan oleh kedua Tersangka.

Selain uang sebesar Rp. 7.000.000,- Polisi juga mengamankan Barang Bukti lain sebagai berikut :

  1. 4 (empat ) Unit Handphone
  2. 2 (dua) buah stempel bertuliskan Redaksi Detik News Ocean dan Adina Media Moderat
  3. 2 (dua) buah Kartu Pers Detik News Ocean bertuliskan No : 01/DNO-KTA/2016 dan No : 07/DNO-KTA/2016.

Tersangka dikenakan Pasal 368 K.U.H Pidana dengan ancaman 9 Tahun Penjara.(mk/mun/hum)

 

 

 

 

 

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.