Pencarian dan Evakuasi Pesawat Sky Truck Polri Resmi Dihentikan

pesawat

Tanjungpinang (Marwahkepri.com) – Proses pencarian dan evakuasi pesawat P4201 jenis Sky Truck M28 milik Polri yang jatuh di perairan Senayang, Kabupaten Lingga, yang dilakukan oleh tim SAR gabungan secara resmi dihentikan, Senin (12/12) pukul 17.00 WIB setelah melakukan pencarian selama sepuluh hari.

Direktur Operasional dan Latihan Basarnas Pusat, Brigjen Marinir Ivan Ahmad Rizki Titus, mengatakan ditutupnya kegiatan operasi SAR gabungan tersebut berdasarkan instruksi Kapolri yang menambah tiga hari pencarian setelah sebelumnya dilakukan selama tujuh hari. Namun, Basarnas Tanjungpinang dan pihak Kepolisian tetap bersiaga jika nantinya ditemukan benda yang muncul untuk mengevakuasi ke lokasi.

”Pencarian kami hentikan dari siang tadi (Senin). Pada hari terakhir ini, puing-puing pesawat yang ditemukan beberapa hari lalu dibawa untuk diamankan di kantor Satpolair Polres Tanjungpinang,”ujar Ivan kepada wartawan .

Sejauh ini tim SAR gabungan telah berusaha secara maksimal melakukan pencarian. Pihaknya pun mengklaim telah berhasil menemukan puing pesawat mencapai 50 persen. Sedangkan bagian tubuh korban masih cukup banyak yang belum ditemukan.

”Beberapa hari yang lalu, kami temukan dua tubuh manusia yang tidak utuh. Bagian itu pun langsung diserahkan tim SAR gabungan ke tim DVI Polda Kepri untuk dilakukan identifikasi,” ucap Ivan.

Ivan menambahkan ”Untuk korban dapat ditanyakan langsung ke tim DVI Polda Kepri. Mereka yang berkompeten untuk menjawab hal tersebut,”. Sebab, itu ranah Kepolisian. Tugas pokok tim gabungan sendiri lebih fokus kepada pencarian dan evakuasi.

Selain atas instruksi Basarnas Pusat untuk menghentikan pencarian. Kondisi cuaca yang kurang mendukung juga menjadi kendala selama proses pencarian.

”Memang arus didasar laut yang begitu kencang mencapai 5 knot dan ombak sekitar tiga meter dengan perkembangan yang tenang,”sebut Ivan.

Dijelaskan Ivan, meski secara resmi pencarian dan evakuasi dihentikan. Pihaknya dalam hal ini Basarnas Kepri, Polri dan instansi terkait lainnya berdasarkan SOP membentuk posko siaga SAR di Basarnas Kepri.

”Bersama pihak terkait lainnya, serta SCC Singapore tetap membuat posko siaga,” tutup Ivan. (mk/as/bp)