Lahan Tidur di Batam Capai 7.000 HA

Deputi V BP Batam Gusmardi Bustami bersama awak media
Deputi V BP Batam Gusmardi Bustami bersama awak media

Batam (MK) – Luas Batam yang seluas 45.778,51 ha dapat dialokasikan seluas 31.283,38 ha, sampai saat ini luas lahan yang telah di alokasikan sebesar 24.750,51 ha, sementara untuk yang belum dialokasikan sendiri 3.782,83 Ha.

Dari temuan BPKP sendiri, 7 ribu Ha lahan masih di indikasi “tidur” atau tidak dibangun/terlantar. Lahan para pengusaha yang tidak dimanfaatkan tersebut akan diambil alih kembali oleh BP Batam karena memperlambat perkembangan Batam.

Hal itu diungkapkan oleh Deputi V BP Batam Gusmardi Bustami saat melakukan jumpa Pres di Gedung Marketing Bifza BP Batam Kamis (9/12)

Berikut nama-nama perusahaaan yang akan di cabut izinnya

1. PT. TRI ALAM SEMESTA
2. PT. PERUMTEL
3. PT. GUNUNG PUNTUNG MAS
4. PT. RARANTIRA BATAM
5. PT. RASARI KATA
6. PT. NONGSENG INDOBESIA
7. PT. NONGSENG INDOBESIA
8. PT. MANDIRI PUTRA SEJATRA.

“Dari kedelapan PT tersebut sebagian lahan yang di Cabut izinnya yang dialokasikan untuk perumahan dan sebagian lagi yang di alokasikan untuk Kawasan Industri”, Ungkap Gusmardi.(mk/mun)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.