Danlanal Ranai Pastikan Tahanan Nelayan Asing Bebas HIV/AIDS

img_20161208_171328
Rapat pembentukan Tim Pekat

Natuna (Marwahkepri.com) – Komandan Pangkalan TNI AL Ranai, Letkol Tony Herijanto menjamin, bahwa pelaku illegal fishing yang ditahan di Mako Lanal Ranai, bebas dari penyakit mematikan HIV/AIDS.

Ia justru heran dan kaget mendengar informasi dimana Natuna masuk urutan kedua penderita HIV terbanyak di Kepri. Demikian disampaikannya dalam rapat pembentukan Tim pembubaran THM di ruang rapat kantor Bupati Natuna, Kamis (8/12)

Dikaitkan dengan hal itu, pihaknya telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 54 tahanan KIA di Lanal Ranai. Dari hasil pemeriksaan, semua pelaku ilegal fishing dinyatakan negatif penyakit HIV.

“Ditempat saya di Lanal ada 54 tahanan, sudah kita cek mereka tidak pernah berinteraksi dengan masyarakat. Kemudian sudah kita cek juga kesehatannya, tidak ada yang mengidap penyakit ini”.

TNI AL mendukung penuh langkah preventif pemerintah untuk memberantas penyakit masyarakat. Bukan hanya itu, pihaknya juga konsen untuk memberantas narkoba dan pungutan liar (pungli).

Untuk meminimalisir penyebarluasan penyakit HIV di Natuna perlu gerakan cepat, dengan mendata seluruh owner Tempat Hiburan Malam. Sang pemilik diwajibkan mendata dan memeriksa kesehatan karyawannya, kemudian datanya diserahkan kepada pihak berwenang.

“Ini sifatnya wajib untuk melakukan pengecekan kesehatan. Bila perlu HIV di natuna itu nol. Dari situ nanti bisa kita ambil langkah berikutnya, database pendataan sangat penting, 100 persen kita dukung”.

Sementara itu, Bupati Natuna Hamid Rizal berjanji tidak akan memberi ampun bagi THM yang tidak mengantongi izin. Bagi tempat hiburan berizin pun tetap akan dilakukan pemeriksaan, apakah kegiatannya sesuai dengan izin dikeluarkan.(Nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.