Warga Desak Bupati Tutup Kafe Remang-remang

warung-kopi-natuna
Pujasera 36 di kawasan Senubing

Natuna (Marwahkepri.com) – DPRD Natuna menggelar rapat hearing dengan Bupati Natuna Hamid Rizal serta warga Desa Sepempang Kecamatan Bunguran Timur di ruang Paripurna, Rabu (7/12). Rapat itu membahas rencana penutupan sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) yang ada di Natuna. 

Belakangan ini THM di Natuna khususnya diarea kota Ranai menjadi sorotan masyarakat karena berbau mesum dan mengganggu kenyamanan warga.

Ketua DPRD Natuna Yusripandi mengatakan, rapat ini digelar karena desakan dari masyarakat untuk segera menutup seluruh Cafe yang ada di Natuna. Menurut warga, keberadaan Cafe-cafe itu berpotensi meresahkan dan mengganggu ketenteraman warga.

“Rapat tadi membahas dan menekankan kepada pemerintah agar menutup kafe-kafe yang terindikasi berbau mesum serta mengganggu kenyamanan warga” kata Yusripandi.

Pada rapat tersebut, menghasilkan kesepakatan bahwa dalam waktu satu bulan, THM harus ditutup. “Pemerintah akan bentuk tim untuk proses penertiban ini,” tegas Yusripandi.

Sementara dalam kesempatan sama, Bupati Natuna, Hamid Rizal mengaku setuju dengan keinginan warga, karena keberadaan THM tidak berizin dapat merusak tatanan moral dan kehidupan masyarakat.

“Saya minta waktu 1 bulan kepada masyarakat, saya akan tutup semua kafe-kafe itu baik yang ada di Ranai ini maupun yang ada di luar Ranai,” ungkapnya.

Hanya saja, sambung Bupati, THM yang tidak menyediakan layanan-layanan yang berbau sensual dan tidak merusak tatanan moral tidak termasuk dalam penertiban nanti.

“Pokoknya yang berbau mesum kita tutup semua, tidak ada toleransi ” tegasnya.

Salah satu perwakilan masyarakat, Wan Sanusi mengku bangga dengan semangat pemerintah. Masyarakat akan ikut mengawal proses penertiban sekaligus penutupannTHM tidak berizin.

“Kita percayakan ini semua kepada pemerintah. Masyarakat tinggal nunggu bukti saja atas janji pemerintah itu,” ujarnya.(Nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.