Jokowi : SPJ PNS Cukup 2 Rangkap

img_7147

Jakarta (Mk) -Pegawai Negeri Sipil (PNS) butuh waktu lama untuk mengurus surat pertanggungjawaban (SPJ) dinas ke luar kota/negeri. Berkas yang dilaporkan bisa mencapai 44 rangkap.

Menanggapi hal ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan Menteri keuangan, Sri Mulyani Indrawati, untuk menelusurinya. Dari hasil penelusuran, banyaknya berkas yang harus dilampirkan saat mengurus SPJ dikarenakan ada beberapa jenjang atasan yang harus mendapat laporan tersebut.

PNS Merasa khawatir bila satu saja atasannya tidak menerima lampiran SPJ, maka pertanggungjawabannya akan dipermasalahkan di kemudian hari.

“Setelah saya suruh telusuri ternyata Bu Menkeu benar. Ternyata misalnya perintah dari pusat. Jadi misalnya 2 laporan, di bawahnya itu ada 4 laporan, ke bawah lagi 16 laporan. Karena ketakutan,” kata Jokowi di Istana Negara, Rabu (7/12/2016).

“Menurut saya, paling penting dua (2 rangkap) cukup lah. Paling penting bagaimana mudah untuk dikontrol dan dicek. Jangan laporan bertumpuk-tumpuk, tapi korupsi juga masih banyak. Untuk apa? Tidak ada korelasi laporan bertumpuk-tumpuk itu korupsi kurang. Asal manajemen kontrol baik, saya kira penyelewengan akan berkurang,” tegas Jokowi.(mk/rah/d)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.