Bayi Dipatok Seharga 8000 Dollar Singapura

Saksi Rudi memberikan Keterangan
Saksi Rudi memberikan Keterangan

BATAM (MK) – Kasus perlindungan anak kembali disidangkan di Pengadilan Negeri Batam (6/12) untuk agenda mendengarkan keterangan saksi.

Dengan terdakwa Buyung alias Herikurniawan, Ermanila dan Yuliana (Berkas terpisah) yang diduga melakukan penjualan bayi.

Awalnya saksi Rudi  mengatakan pada mulanya dia datang bersama Aseng dan bertemu dengan Buyung dan kedua terdakwa lainnya di dapur. Kemudian di ruang dapur tersebut terjadi perundingan soal harga bayi yang ditawarkan.

Menurut Rudi,Harga yang ditawarkan Buyung saat itu SGD8000, namun dia mencoba menawar seharga SGD6000, tetapi Buyung tetap kekeh dengan  harga tersebut. Karena tidak bisa ditawar, akhirnya Rudi dan sang underbuy menyepakati harga yang di patok Buyung sebesar SGD8000. Lalu, Rudi menyodorkan kwitansi sebagai bentuk transaksi senilai uang yang telah di sepakati dan di tandatangani terdakwa Buyung.

Setelah itu,Rudi mengatakan akan mengambil uang yang ada di dalam mobil di depan rumah. Sesuai rencana, setelah di tandatangani masuklah petugas penangkap dari brimob menggerebek, sehingga terdakwa pun di gelandang ke kantor polisi. Rudi juga menuturkan bahwa menurut pengakuan terdakwa, mereka sudah dua kali melakukan transaksi penjualan bayi ke Singapura.

“Mereka sudah dua kali melakukan transaksi penjualan bayi ke Singapura. Ini yang kedua kali yang mulia,” terang saksi Rudi di persidangan.

Namun terdakwa Buyung menyangkal keterangan itu dan mengatakan bahwa dia tidak menjual bayi, sedangkan terdakwa Yuliana mengatakan bahwa dia tidak berada di dapur saat penggerebekan.

“Saya tidak ada di dapur saat petugas brimob melakukan penggerebekan. Saya diluar bersama kakak bayi dan bayi di luar yang mulia,” terang terdakwa Yuliana.

Sidang pun di tunda hingga minggu depan. Sidang berikutnya masih mengagendakan keterangan saksi. Sidang di pimpin Hakim Ketua Majelis Syahrial, SH di dampingi Topik, SH dan Yona Ketaren, SH dengan JPU Ari, SH. (mk/mun)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.