Bangunan Yang Hancur dan Korban Gempa Aceh Terus Bertambah

Salah satu bangunan yang hancur terkena gempa
Salah satu bangunan yang hancur terkena gempa

Jakarta (Marwahkepri.com) – Gempa yang terjadi Rabu pagi tadi di Aceh dengan kekuatan 6,5 SR merusak beberapa bangunan. Sebanyak 105 ruko rusak berat, 125 rumah roboh, dan 14 masjid roboh terdampak gempa Aceh.

“Satu rumah sakit di Pidie rusak berat, 1 sekolah rusak berat,” ujar Kepala Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho soal gempa Aceh di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Rabu (7/12/).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengkategorikan gempa yang terjadi di Aceh sebagai musibah yang masuk dalam tanggap darurat. Namun, pemerintah setempat belum menetapkan status tersebut.

“Kondisinya ini tanggap darurat. Daerah yang memutuskan. BNPB dalam hal ini mendampingi. Meski belum atau sudah ditetapkan (statusnya), dalam situasi ini pasti tanggap darurat,” tutur Sutopo

Menurut dia, tanggap darurat biasanya berlaku dalam kurun waktu 7-14 hari setelah musibah tersebut terjadi. Nantinya, ada evaluasi untuk menaikkan status tersebut atau tidak.

“Fokus utama kita penyelamatan dan pencarian korban jiwa,” Sutopo menjelaskan.

Sementara itu Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Tatang Suherman mengemukakan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa Aceh berkekuatan 6,5 SR menjadi 92 orang dan 213 orang mengalami luka-luka. (mk/as/lp)