Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Pesawat Sky Truck yang Jatuh di Perairan Kepri.

bc7f6aab-b02a-4271-ae17-566db063671a_43Batam (Marwahkepri.com) – Pesawat jenis Sky Truck milik Kepolisian RI hilang kontak, saat bertolak dari Pangkal Pinang menuju Batam, Kepulauan Riau. Keberadaan pesawat tidak terpantau navigasi udara mulai pukul 10.00 WIB, pada Sabtu (3/12).

Jumlah penumpang dan crew pesawat sebanyak 13 orang. Sementara itu misi pesawat adalah rotasi penugasan awak pesawat udara di berbagai Polda.

Hari (4/12) tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud, TNI AL, Bakamla, Bea Cukai dan sejumlah unsur lainnya, kembali melanjutkan pencarian terhadap korban dan badan pesawat yang diduga jatuh disekitar perairan Lingga.

Menurut Karo Penmas Mabes Polri, Kombes Pol Rikwanto, negara tetangga juga ikut melalukan pencarian. Salah satunya berasal dari Singapura yaitu Rescue Coordination Center (RCC) singapura.

“RCC Singapura, 1 unit Fokker 50 dan 1 unit Heli Super Puma serta 10 personel,” kata Rikwanto, Minggu (4/12), dikutip dari Detiknews.com.

Pencarian itu telah dilakukan sejak pukul 06.00 WIB. Sejauh ini, tim gabungan telah menemukan satu jenazah korban pada Sabtu (3/12) sore.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Erlangga mengatakan jenazah korban itu dibawa ke Batam untuk diidentifikasi. Dia menyebut tim gabungan sudah menemukan koordinat lokasi jatuhnya pesawat, tapi belum dapat dibeberkan pihak kepolisian.

Seperti diketahui, pesawat milik Polri hilang kontak pada Sabtu (3/12) pagi. Pesawat yang pernah dioperasikan saat misi kemanusiaan saat bencana Tsunami Aceh.

Sementara itu, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Felicianus Henry Bambang Soelistyo menyampaikan dalam keterangan persnya, pencarian yang telah dilakukan cukup signifikan. Pencarian tadi malam, ditemukan tiga kantong mayat tidak utuh.

Pada pukul 02.15 WIB langsung diserahkan kepada petugas kepolisian, di Tanjungpinang. Sekarang sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk indentifikasi.

Pencarian melibatkan 300 personil tim gabungan, hari ini pencarian meliputi sektor laut dan udara. Melibatkan 15 kapal dan pesawat milik Basarnas.

Ia berharap pencarian terhadap korban maupun badan pesawat tidak lebih dar 7 hari. Sebelumnya, nelayan juga menemukan serpihan-serpihan yang diduga berasal dari badan pesawat Sky Truck milik Polri. (mk/dc)