Kekayaan Potensi Wisata Natuna Tak Ternilai Harganya

objek-wisata-natuna
Foto : Naen Noan

“Masyarakat Ingin Pemerintah Daerah Serius Optimalkan  Potensi Wisata Natuna,  Hingga Nantinya jadi Sandaran dan Penunjang Ekonomi Masyarakat”

Natuna (Marwahkepri.com) – Kabupaten Natuna merupakan salah satu beranda terdepan Indonesia yang memiliki kekayaan berlimpah ruah,  terkandung didalam bumi, Laut, dan daratnya. Di dalam Bumi Natuna, terdapat potensi gas alam luar biasa, menjadi salah satu sumber pendapatan daerah melalui Dana Bagi Hasil (DBH) migas yang di peroleh tiap tahun dari pemerintah pusat. Meskipun belakangan ini penerimaan Natuna dari sektor migas turun drastis, hanya sekitar belasan milyar karena anjloknya harga minyak dunia, mau tidak mau daerah tetap berlapang dada.

Kekayaan alam Natuna lainnya adalah sektor kelautan, tepat berada diatas gas bumi yang menjadi incaran perusahaan migas kelas dunia. Dari sektor ini ribuan masyarakat Natuna menggantungkan hidup sebagai nelayan.

Guna mengoptimalisasi potensi perikanan di laut Natuna,  Pemerintah pusat dan daerah telah bersinergi. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat yang notabene nya berada diujung utara Indonesia.

Salah satu bentuk keseriusan dan komitmen pemerintah untuk mendongkrak perekonomian masyarakat, saat ini tengah dibangun pelabuhan perikanan terpadu, di Selat Lampa, Kecamatan Pulau Tiga.

Dihadapan Presiden RI Joko Widodo ketika berkunjung ke Natua, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berjanji akan menyelesaikannya pada akhir tahun 2017 mendatang.

Disamping potensi kelautan dan perikanan, sang pencipta juga menganugerahi Natuna keindahan alam tak ternilai harganya. Keindahan gugusan pulau-pulau di daerah laut sakti rantau bertuah ini layak disebut sebagai surga dunia.

Keelokan alam Natuna hingga saat ini masih perawan, belum satu pun pengusaha atau investor mengucurkan modal untuk memolesnya menjadi tujuan wisata kelas dunia. Sejumlah investor dalam negeri maupun mancanegara sempat beberapa kali melakukan survey, namun semuanya belum ada titik terang.

Padahal kalau potensi pariwisata ini dikembangkan dengan baik, tidak mustahil akan menarik wisatawan lokal dan mancanegara. Al hasil, sektor ini dapat menjadi salah satu andalan untuk meningkatkan pundi-pundi rupiah bagi daerah dan masyarakat.

Kendati demikian, kini pemerintah daerah mulai bangun dan terbuka matanya dengan potensi masa depan ini. Berbenah diri menyiapkan infrastruktur penunjang percepatan pengelolaan pariwisata.

Kepada media ini, Kabid Seni Pertunjukan dan Dokumentasi Kepariwisataan Dinas Pariwisata Natuna, Riswandi menuturkan, pemerintah tengah membangun fasilitas penunjang di beberapa titik yang bakal menjadi target utama objek wisata.

“Sementara ini daerah  akan memfokuskan untuk di tiga titik yaitu, Pulau Senoa, Batu Kasah dan Teluk Depeh,” kata Riswandi, di rung kerjanya belum lama ini.

Dari ketiga titik dimaksud, pemerintah baru membenahi infrastruktur jalan menuju kawasan wisata Batu Kasah dan membangun sejumlah fasilitas pendukung seperti pelabuhan, listrik, air bersih di Pulau Senoa.

Pria yang sudah lama bercokol di Dinas Pariwisata Natuna ini menyadari betul, pentingya andil pihak ketiga untuk mengelola sektor wisata, apalagi wisata kelas Internasional.

“Selama ini sudah banyak investor datang ke Natuna dan melihat potensi wisata kita, namun setelah pulang gak kembali lagi, mereka sangat tertarik untuk investasi namun kendala selama ini adalah akses untuk ke Natuna susah dan lagi infrastruktur kurang memadai”.

Lebih lanjut Riswandi menjelaskan, bahwa pemerintah daerah sedang mengupayakan kemudahan akses menuju Natuna. Sekarang ini sedang diusahakan penambahan armada pesawat masuk ke Natuna.

“Disamping itu daerah juga sedang mengupayakan agar kapal yaech (kapal pesiar) agar dapat masuk ke Natuna tanpa harus ijin lewat Batam, agar akses untuk berwisata ke Natuna lewat jalur laut juga mudah”, ungkapnya.

Sebanyak 80 persen potensi unggulan Natuna adalah wisata pantai, Natuna juga memiliki 13 titik arkeologi didalam laut. Disamping itu ada wisata snorkling melihat keindahan terumbu karang, Diving untuk melihat arkeologi dalam laut Natuna. Wisata mancing juga tidak kalah potensinya, karena laut Natuna menyimpan beraneka ragam jenis ikan bernilai ekonomis tinggi.(Nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.