Sang “Predator” Berusaha Bunuh Diri Usai Membantai Istrinya

img_20161201_213402
Tersangka pembunuh Wiwin

Natuna (Marwahkepri.com) – Kaherul (36) sang “predator” yang tega menghabisi nyawa istrinya Wiwin (30) pada Senin (28/11) disekitar kediamannya di daerah Batu Kapal, Ranai. Telah diamankan petugas Kepolisian Mapolres Natuna. 

Ternyata, usai membantai Wiwin hingga meregang nyawa, Khaerul sempat mencoba melakukan upaya bunuh diri, namun upayanya gagal. Akhirnya ia melarikan diri dan bersembunyi di ladang milik warga antara Ranai darat dan Puak.

Kasat Reskrim Polres Natuna AKP M Komarudin mengatakan, dari hasil interogasi sementara, Khaerul mencoba bunuh diri menusuk-nusuk badannya dengan sebuah pisau kecil, namun upayanya tidak berhasil.

“Jadi keterangan sementara dalam interogasi, Khairul menyebutkan bahwa ia sempat mencoba bunuh diri setelah membunuh istrinya”, ujar Komarudin, Rabu (30/11).

Lanjut Komarudin, dalam pelariannya, Kaherul tidak mempunyai bekal apapun, termasuk alat komunikasi dan kenderaan. Polisi sudah memprediksi tidak akan jauh dari Ranai dan lokasi pembunuhan.

“Kita beruntung, karena dia tudak punya bekal apapun, seperti kendaraan dan telpon. Makanya kita prediksi dia tidak akan jauh dari kota Ranai”.

Untuk mengantisipasi agar tidak melarikan diri keluar daerah, petugas sempat menyebarkan selebaran di tempat tertentu, agar masyarakat yang mengetahui keberadaanya bisa melaporkan kepada polisi. Untuk antisipasi, polisi bahkan melakukan penjagaan di pintu keluar masuk pelabuhan.

Masih berdasarkan interogasi sementara, rupanya selain dalih cemburu, ada motif lain yang membuat emosi pelaku memuncak saat kejadian. Dalam percekcokan, ada satu perkataan Wiwin membuatnya pitam dan sakit hati.

“Dari pengakuannya, korban Wiwin berkata, kamu orang susah. Ini yang membuatnya marah sekali”, ujar Kasatreskrim.

Kata-kata ini dilontarkan korban, ketika Khairul mengajaknya menikah secara resmi, usai menikah siri dan pisah dengan Wiwin.  Kendati belakangan ini sempat mencoba rujuk dan hidup berasama.(Nang)