Bupati Natuna Tuntut Pegawai Agar Bekerja Profesional

natuna-1

Natuna (MK) – Bupati Natuna, Hamid Rizal resmi menutup acara Diklat Kepemimpinan (Diklatpim) IV angkatan XII tahun 2016, di gedung Sri Serindit, Selasa (01/11).
Pelatihan ini telah berlangsung selama lebih kurang empat bulan lalu, tampak hadir Wakil Bupati Ngesti Yuni Suprapti, Sekretaris BPSDM Kemendagri, unsur Forum komunikasi pimpinan daerah, Kepala Dinas, dan Kepala Badan.
Bupati Hamid dalam sambutannya menyerukan kepada peserta diklat, setelah selesai pendidikan, bekerja secara lebih profesional. Di tempat bekerja nantinya harus bekerja lebih bertanggung jawab dan menjaga amanah terhadap jabatan yang diemban.
Diharapkannya, bagi peserta diklat yang sudah lulus dapat menerapkan ilmu diperoleh tersebut nantinya dilapangan. “Dengan bertambah ilmu pengetahuan, tentu kinerja kita juga harus lebih baik lagi,” ujarnya.
Apalagi bagi pejabat bertugas di luar daerah seperti di kecamatan, tentu tantangan lebih besar jika dibandingakan dengan yang bertugas di dalam ibu kota. Kendati demikian, Hamid meminta, agar jangan dijadikan sebagai hambatan, jadikanlah ini sebagai motivasi untuk lebih meningkatkan kinerja.
Saat ini, semua jabatan sambung Hamid, harus diseleksi termasuk jabatan Camat, semuanya harus dilelang jabatan, tidak lagi seperti dulu, tamatan SMA bisa menjabat kepala dinas.
“Mudahan-mudahan apa yang sudah didapat bisa diterapkan di masyarakat, jangan mudah puas dengan ilmu dimiliki, gali terus potensi yang kita punya agar lebih baik lagi ke depanya. Jangan berhenti berlajar, tuntut terus,” imbaunya.
Hamid berpesan kepada peserta, dimanapun nantinya ditempatkan bekerja, kerjalah dengan ikhlas dan jangan merasa terbebani oleh tugas. “Kerjakan dengan sebaik-baiknya, nikmati pekerjaan jangan pilih-pilih posisi jabatan dan dinas tempat bekerja. Selain itu, jangan lakukan korupsi sebab resikonya sangat besar dan menjadi beban kita dikemudian hari”.
Sementara itu Sekretaris BPSDM Kemendagri, Laode Salmar mengatakan, peserta Diklat merupakan calon-calon pemimpin masa depan, dengan berbagai ilmu pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti pendidikan dan pelatihan selama empat bulan, diharapkan dapat menjadi acuan dalam menjalankan tugas, demi mendorong kinerja SKPD menjadi lebih baik.
Sambungnya, amanat presiden menghadirkan pelayanan publik yang baik ditengah masyarakat, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan di daerah.
Sedangkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kabupaten Natuna Abdullah menyebutkan, kegiatan diklat berlangsung selama empat bulan sejak tanggal 11 Juli hingga 1 November 2016 di Hotel Caesar.
Pelatihan dengan sistem on kampus, peserta Diklat sebanyak 25 orang menggunakan sumber dana APBD kabupaten Natuna tahun 2016 .Semua peserta dinyatakan lulus dan berhak mendapatkan piagam penghargaan.***

Narasi dan Photo : Nang

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.