Kedubes Australia Sambangi Natuna, Bahas Perkembangan Ekonomi

Jpeg
Pertemuan dengan Kedubes Australia

Natuna (Marwahkepri.com) – Kedutaan Besar  Australia untuk Indonesia, mengunjungi kabupaten Natuna hari ini, Kamis (17/11). Kedatangannya disambut hangat Wakil bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti, dan langsung menggelar pertemuan diruang kerjanya.

Kedubes Australia (Australian Embassy) dari Jakarta diwakili oleh  Dr.Bradley Armstrong PSM, sebagai Minister Counsellor (Political and Public Diplomacy Branch) dan ditemani seorang asisten. Pertemuan berlangsung tertutup selama lebih kurang 2 jam.

Setelah selesai mengadakan pertemuan, Dr.Bradley Armstrong PSM mengatakan, tujuan kedatangannya adalah untuk bersilaturrahmi dengan pemerintah kabupaten Natuna dan berdiskusi mengenai perkembangan situasi perekonomian terkini di Natuna.

“Presiden memberi instruksi untuk lebih tahu Indonesia, kalau kita hanya duduk diam di Jakarta sana, bagaimana kita tahu keadaan Indonesia dewasa ini. Jadi dalam rangka itu saya sama rekan saya datang ke Natuna untuk melihat secara langsung situasi disini”.

Kepadanya dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati bercerita banyak tentang potensi-potensi yang ada di Natuna, termasuk pengembangan Natuna yang sedang digalakkan pemerintah pusat melalui lima pilar pembangunanan, untuk perekonomian Natuna lebih maju dimasa depan.

Menurutnya, Australia merupakan salah satu negara tetangga dan menanam investasi di Indonesia, selain itu kedua negara ini juga mempunyai hubungan bilateral yang kental.  Disamping itu, Mahasiswa Indonesia banyak mengenyam pendidikan di Australia.

Selain itu katanya, Wabup juga bercerita kepadanya tentang potensi kelautan dan perikanan, dimana saat ini tengah dibangun pelabuhan perikanan melalui KKP. Menurutnya hal ini sangat bagus, karena akan semakin menarik perhatian investor.

Kepulauan Natuna menurut Bradley sangat indah, letak geografis sangat strategis tidak terlalu jauh dari Batam, Bintan dan negeri jiran Singapura, akan menjadi daya tarik tersendiri bagi investor maupun wisatawan. Selama ini di provinsi lain, Australia banyak berinvestasi dibidang tourism, kominikasi, pertambangan dan kelautan.

“Saya lihat langsung dari jendela tadi, kepulauan natuna ini sangat indah, lokasinya  tidak terlalu jauh dari Batam, Bintan, dan Singapura. Tetapi kalau ditanya investasi apa yang cocok disini, saya pikir selama ini orang Australia di provinsi lain, banyak menanam modal di bidang tourism, juga komunikasi, pertambangan, dan kelautan”, ujar Bradley.

Setelah mengadakan pertemuan ini, Wabup Ngesti Yuni Suprapti diundang mampir ke Kedubes Australia di Jakarta, untuk berbincang lebih lanjut. Selama dua hari ini, Bradley akan keliling Natuna meninjau pelabuhan-pelabuhan dan beberapa situs yang ada di daerah ini.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Asisten II Drs. Abdullah, Kepala Bappeda Hardinansyah, Kadis Kelautan dan Perikanan Wahyu Nugroho, Kepala kantor Perizinan dan Penanaman modal Satria, dan Sekretaris Dinas Pariwisata Supardi. Sebelum kedatangan mereka ke Natuna, pihak Kedubes sudah melayangkan surat pemberitahuan tentang rencana pertemuan ini pada tanggal 10 November 2016.

Wabup Ngesti Yuni Suprapti, hingga berita ini diturunkan belum dapat dikonfirmasi, terkait apa saja inti pertemuan dengan Kedubes Australia tersebut. (Nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.