Ribuan Prajurit dan Alutsista Sukseskan Lattis Ancab TNI AD

img_2050
Lattis Ancab TNI AD di Tanjung Datuk

Natuna (Marwahkepri.com) – Pelaksanaan Latihan Taktis Antar Cabang (Lattis Ancab) TNI Angkatan Darat tahun 2016 digelar di Tanjung Datuk, Kabupaten Natuna, pada Sabtu (12/11) berjalan sukses dan lancar. Ribuan prajurit dan ratusan alutsista yang dikerahkan sukses menjalankan seluruh misi dalam latihan.

Lattis Ancab ini merupakan puncak dari latihan TNI AD dengan menggunakan metode drill tempur. Ditinjau langsung oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala Staf TNI AD (Kasad) Jenderal TNI Mulyono, beserta pejabat teras TNI AD.

Skenario latihan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB, dengan mengawali penerjuanan 15 prajurit Sandi Yuda Kopassus untuk membuat kantong-kantong perlawanan dan mempersiapkan daerah penerjunan. Kemudian dilanjutkan aksi terjun payung 25 prajurit KDOL, dan penerjuanan dari Satuan Lintas Udara (Linud), dalam waktu 10 menit terakhir pasca penerjunan, ditampilkan aksi sniper menghancurkan musuh.

Seterusnya dilanjutkan dengan serangan darat, tembakan pendahuluan dalam rangka melindungi dilaksanakan satuan Armed Astros, Meriam 155 Caesar, Disusul Meriam 105, Meriam 76 dan seterusnya berbagai alutsista TNI AD dikerhakan secara bergantian untuk menghancurkan kekuatan musuh.

Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Mulyono mengatakan, pelaksanaan latihan kali ini pada tingkat brigade dalam bentuk brigade pertempuran melalui penyelenggaraan operasi tempur, didukung operasi intelijen dan operasi teritorial, terutama dalam melaksanakan prosedur operasi serangan khususnya dalam pengerahan dan penggunaan alutsista.

Selain itu, ajang ini juga dijadikan sebagai tolak ukur untuk menguji doktrin serta prosedur tetap (protap) pertempuran sebagai bahan evaluasi peningkatan kemampuan operasi satuan-satuan TNI AD.

“latihan ini sekaligus untuk menguji doktrin dan prosedur tetap pertempuran, kemudian kita jadikan sebagai bahan evaluasi untuk peningkatan kemampuan operasi masing-masing satuan TNI AD”, ujar Jenderal Mulyono di Pulau Pendek.

Kegiatan ini juga dimaksudkan, agar unsur pimpinan brigade mampu melaksanakan prosedur hubungan komandan dan staf dalam suatu operasi tempur, selain itu untuk mengasah keterampilan dan profesionalisme prajurit serta satuan, seperti manuver serangan dan pemindahan pasukan dalam suasana taktis, Kerja Sama Infanteri dan Tank (KSIT), memberikan bantuan tembakan kepada satuan manuver, melaksanakan penembakan sasaran udara serta mampu melaksanakan implementasi hukum HAM dan Humaniter.

Jenderal Mulyono menjelaskan, dalam latihan Ancab kali ini sedikitnya menurunkan 3.551 prajurit dan ratusan alutsista. Pasca latihan ini, prajurit dan alutsista tetap berada di Natuna menunggu pelaksanaan latihan Pasukan Penembak Reaksi Cepat (PPRC) melibatkan tiga matra TNI, yang akan digelar dalam waktu dekat ini.

“prajurit yang diuturunkan sekitar 3.000 lebih, sedangkan alutsista yang dikerahkan jumlahnya ratusan. Nah untuk alutsista dan prajurit kita untuk sementara disini dulu, menunggu latihan PPRC, biar tidak bolak balik”, kata Jenderal Mulyono.

Adapun pelaku utama dalam latihan ini, melibatkan prajurit dari satuan Brigif 13/1 Kostrad yaitu Yonif Raider 303/SSM dan Yonif Raider 323/BP dengan perkuatannya terdiri dari unsur-unsur : Yonif Para Raider 501/BY, Yonif Para Raider 432/K, Grup 3/Sandha Kopassus, Yonif Mekanis 201/JY Kodam Jaya, Yonkab 1/BCC, Yon Armed 9/155/GS/P, Yon Armed 10/105, Yon Armed 10/Astros, Yon Armed 13/76/TRK, Yonarhanud 1/PBC, Yonzipur 9/LB, Yonbekang 1/TBY, Yonkes 1/YKU, Denpal Kostrad, Denhub Kostrad, Denpom Kostrad, Jet Ski dan Sea Raider Yonif 136/TS, Yonif Mekanis 412, Yonif Mekanis 413, Heli Puspenerbad, Satuan Bantuan Administrasi (Banmin), dan didukung oleh Satgas Intel serta Satgas Teritorial.

Sedangkan alutsista pendukung pelaksanaan Lattis Ancab ini meliputi, Tank leopard, Tank AVLB, Tank ARB, Ranpur Marder, Ranpur M 113 A1, Ranpur Anoa, Meriam 23 mm/GB, Meriam 76 mm, Meriam 105 mm, Meriam 155 mm, Roket Atros, Helly MI 35, Helly MI 17, Helly Bel 412 dan Mortir 81.

Sedikitnya ada tiga lokasi sasaran tembak pada latihan Ancab kali ini, disekitar pantai desa Teluk Buton penembakan dilakukan dengan sniper, di hutan sebelah atas desa Teluk Buton dan di Pulau Pendek. Usai peragaan semua alutsista, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meninjau pulau Pendek menggunakan Ranpur.(Nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.