Hamid Akan Bubarkan THM Penyedia Jasa “plus-plus”

74tempat-hiburan-mlm2
Ilustrasi – THM penyedia jasa plus-plus

Natuna (Marwahkepri.com) – Maraknya tempat hiburan malam (THM) yang terindikasi terselubung menyediakan layanan plus-plus dipusat Kota Ranai, mengundang perhatian dan reaksi dari Bupati Natuna Hamid Rizal.

Usai melantik pejabat eselon di Gedung Sri Srindit Ranai, Senin (7/11), Hamid Rizal tegas mengatakan akan menutup tempat hiburan malam plus-plus yang beroperasi dipusat kota Ranai.

“nanti akan kita tertibkan, mereka sebenarnya tidak boleh beroperasi ditengah kota, karena mengganggu kenyamanan dan ketertiban masyarakat, kalau dipinggiran kota atau dihutan terserah lah, asal jangan dipusat kota sebab sangat mengganggu sekali”, terang Hamid.

Dalam waktu dekat ini janji Hamid, ia akan mengadakan pertemua dengan Muspida dan tokoh masyarakat, untuk menuntaskan persoalan tempat hiburan malam terselubung yang marak di Natuna.

“Nanti akan saya undang semua tokoh masyarakat dan Muspida untuk membahas persoalan tempat hiburan ini, tujuanya kita minta pengelola tempat hiburan malam tidak beroperasi dipusat kota, sebab banyak pengaruh negatifnya disamping mengganggu kenyamanan ” terang Hamid.

Selain tidak pantas, keberadaan THM ditengah-tengah kota Ranai jelas sangat mengganggu ketenteraman warga. Sehingga sudah seharusnya pemerintah mengambil tindakan untuk menertibkan dan menutup tempat hiburan itu.

“Saya ingin tempat hiburan nakal, yang ada di kota Ranai bisa ditertibkan segera. Karena sudah mengganggu dan sangat meresahkan, cetus Hamid serius akan menutup tempat hiburan dipusat kota Ranai”

Sambung Hamid, pemerintah tidak akan memberi toleransi lagi bagi para pengelola tempat hiburan lantaran sudah berkali-kali diberitahukan namun tetap saja beroperasi.

Sepertinya, kita harus ambil tindakan tegas sebab sudah berulang kali diberi tahu, sebelum-sebelumnya, tapi para pengelola tempat hiburan masih saja beroprasi. Kita tidak akan tinggal diam dan segera kita tertibkan,”tegasnya.

Yang jelas menurut Bupati Hamid, tempat hiburan malam itu, tidak diizinkan beroperasi dipusat kota, kalau dipinggiran kota atau tengah hutan lantak mereka lah, asal jangan dipusat kota sebab meresahkan masyarakat.(mk/bk)