Oknum Dewan Tersangka Asusila ? Masih Melenggang Ikuti Paripurna

Belum Dipecat DPP PAN
imagesNatuna (Marwahkepri.com) – “AH”, anggota DPRD kabupaten Natuna yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Mapolda Kepri, karena diduga melakukan persetubuhan terhadap anak dibawah umur dan dugaan tindak pidana penculikan anak dibawah umur, tampak sehat dan tidak kurang suatu apapun.

Seperti yang terlihat pada Jum’at malam (28/10), AH tampak hadir bersama anggota dewan lainnya dalam acara Paripurna DPRD Natuna, tentang pembacaan pandangan akhir fraksi-fraksi terhadap RAPBD-P Natuna tahun 2016 dan Ranperda Kabupaten Natuna tentang retribusi daerah.

Walau jadi tersangka dugaan kasus tindakan asusila ?, sepertinya tidak menjadi beban pikiran baginya. Bahkan sekali-kali AH melepar senyum kepada awak media yang mengadakan aktifitas jurnalistik pada malam itu.

Kendati status hukum politisi DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Natuna ini telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan surat yang dikeluarkan Polda Kepri, nomor B/77/IX/2016/Ditreskrimum, namun AH masih bebas berkeliaran menjalankan aktifitas sebagai seorang dewan.

Statusnya sebagai anggota dewan masih berjalan, karena sejauh ini DPP PAN pusat belum mengeluarkan surat pemberhentian terhadap AH.

“Memang betul, ada kader kita yang sedang diproses Polda kepri terkait kasus asusila. tentu kita merasa prihatin atas kejadian itu dan sudah dilaporkan ke DPP pusat”, ujar ketua DPW PAN Kepri Hamid Rizal, usai membuka Musda DPD PAN Natuna ke-IV di RM Basisir, belum lama ini.

Hamid menegaskan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada aparat terkait masalah hukum. Namun terkait pemberhetian dan PAW Anggota DPRD Natuna sepenuhnya merupakan wewenang dari DPP PAN. Sejauh ini pihaknya masih menunggu keputusan dari pusat.

“kalau masalah hukum, kita serahkan sepenuhnya kepada aparat, tetapi soal pemberhentian dan Pengganti Antar Waktu, sepenuhnya merupakan wewenang DPP PAN Pusat, kita masih menunggu, kawan-kawan harap bersabar”.(Nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.