Natuna Optimis Swasembada Pangan Daerah Bisa Terwujud

panen
Panen raya di Bunguran Barat

Natuna (Marwahkepri.com) – Berbicara soal swasembada pangan, Natuna sebenarnya sejak dahulu kala sudah mampu mencukupi kebutuhan daerah melalui petani lokal. Banyaknya lahan persawahan dan adanya kesenian alu, merupakan bukti nyata kalau Natuna dahulu pernah masyhur.Natuna kini sudah berubah, potensi lahan persawahan hanya sebagain kecil yang digarap petani. Kondisi ini terang saja tidak mencukupi untuk kebutuhan lokal, dan terpaksa memasok kebutuhan pangan seperti beras dari luar daerah.

Saat ini gairah swasembada pangan Natuna mulai bergelora kembali. Mengingat, Kementerian Pekerjaan Umum akan mengembangkan 2.000 hektar lahan persawahan di Kabupaten Natuna.

Nada optimis ini diungkapkan Bupati Natuna Hamid Rizal, belum lama ini saat bertatap muka dengan seluruh awak media, di RM Doni Rinaldo. Menurutnya, tidak hanya Kementerian PU, akan ada pemodal lain yang akan mengembangkan sedikitnya 1.000 hektar sawah.

“Kemen PU akan membangun persawahan 2000 hektar, dari pak Setnov punya kawan investor akan membangun 1000 hektar, dengan demikian kita bisa swasembada pangan”, ujar Hamid Rizal.

Dengan tercetaknya lahan persawahan seluas itu, Natuna akan mampu produksi pangan sendiri. Alhasil tidak perlu lagi ambil beras dari luar daerah.

“sama-sama lah kita mendorong agar semakin cepat berkembang, kalau perlu ditingkatkan statusnya menjadi ditingkatkan”.

Kedepan tahun 2017 , pembangunan banyak menyentuh ke desa, pembangunan dari kab naruna. Karena kita ingin meningkatkan ekonmi desa, kalau ada yang bekerja di desa ekonomi jalan. Biar masyarakat merasa menikmati pembangunannya, supaya lebih berkembang, tambahnya lagi.

Anggota DPRD Natuna Wan Sofyan, juga ikut angkat bicara, menurutnya, pada tahun 2016 ini pasangan Bupati Hamid Rizal dan Ngesti Yuni Suprapti, masih melanjutkan program kepala daerah sebelumnya.

“saya hanya meluruskan saja, memang benar apa yang disampaikan pak bupati bahwa tahun ini beliau hanya melanjutkan saja, pada tahun 2017 nanti baru murni menjalan programnya”.(Nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.