Hilang Kontak, Warga Seluan Tidak Diketahui Keberadaannya

lapor
Laporan SAR Tanjungpinang

Natuna (Marwahkepri.com) – Basarnas Tanjungpinang menerima dan laporkan telah terjadi kehilangan kapal berikut tiga Nelayan dari desa Seluan, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna.

Mereka adalah Yohana bin awang (45), Jahir(47) dan Paisal(17). Ketiga nelayan tersebut menggunakan KM, Mukilabar jenis kapal kayu. Nelayan Seluanan telah lima hari melaut namun hingga kini putus kontak (lose contek).

Dalam laporan, kapal kayu itu sebelumnya dilaporkan hilang kontak sejak Jumat (14/10/2016) pekan lalu. Sayangnya, saat dilakukan penyisiran nelayan setempat, kapal tersebut sudah hilang belum ketahui, keberadaanya.

”Sudah lima hari belum diketahui keberadan pompong itu. Bahkan, saat ini keberadaan warga desa Seluan tersebut belum diketahui. Mereka bertolak dari desa Seluan menuju Letung hari Jumat pekan lalu, sore sekitar pukul 14.00 wib,” kata camat Bunguran Utara, Izhar.

Diterangkan Izhar, salah seorang warganya Yana bin Awang asal desa Seluan hilang kontak saat berlayar menuju pulau Letung, Kabupaten Anambas, Jumat pekan lalu.

Kata Izhar pihaknya mendapat laporan dari nelayan setempat bahwa Yana bersama dua anak saudaranya berniat ke Letung, Anambas, untuk keperluan sesuatu dengan menggunakan kapal motor kayu miliknya.

“Biasanya, jika normal dan lancar, perjalanan dari Seluan ke Letung hanya perlu waktu 2 hari. Kalau langsung balik lagi jadi perlu waktu 4 hari. Nah ini sudah lewat 4 hari kok gak ada kabar. Saat keluarga menghubungi saudara di Letung, ternyata Yana dan anak saudaranya belum ada sampai Letung,” tutur Izhar melalui selulernya, Jumat (21/10).

Terkait hal ini sambung Izhar, pemerintah Kecamatan sudah berkoordinasi dengan PosAL Tarempa dan Basarnas Tarempa serta aparat terkait. “Kita juga koordinasi dengan masyarakat Letung tetapi belum ada kabar. Keluarga juga belum dapat info keberadaannya,” papar Izhar.(mk/bk)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.