Tidak tahan melihat temannya dipukul, Dedi memukul Brimob

dsc_1778BATAM (MK) – Pemukulan terhadap seorang Brimop terjadi di PT S.Upindo,Tanjung Uncang 14 Juni 2016.

Dia adalah Andika yang saat itu ditelepon oleh adiknya Riska Agusrina yang juga bekerja sebaga akunting di perusahaan tersebut.

Kejadiannya berawal saat truk yang dikemudikan Musyril diperusahaan itu bertabrakan pelan dengan sepeda motor wanda,keduanya terlihat cekcok dan adu mulut.

Agustianto yang sekaligus ayah dari Andika dan Riska saat itu berada ditempat dan mencoba menengahi malah kena pukul oleh Sitinja teman Musyril.

Riska yang saat itu melihat ayahnya dipukul langsung menelpon abangnya Brimob Andika.

Setelah Andika berada ditempat, Riska menunjukkan CCTV detik – detik pemukulan terhadap ayahnya.

Andika pun menemui Sitinja dan memukulnya,melihat hal tersebut, Dedi Matias warga Kampung Air, Bengkong yang juga terdakwa tidak tahan dan memukul Andika saat itu sedang menelpon dengan seseorang.

Akibat dari pemukulan itu, Andika dalam beberapa hari tidak bisa beraktivitas seperti biasanya, Andika sempat dirawat di Rumah Sakit Casamedical karena matanya memar akibat pemukulan itu.

Sebelumnya, terdakwa mengaku baru minum bersama dua orang temannya sebanyak delapan botol miras, Agus membenarkannya karena saat pemukulan ada bau alkohol dari mulutnya.

Keluarga tersangka sempat minta maaf pada keluarga Andika, dan mereka pun memaafkannya, tetapi dari Kesatuan Brimob menolak karena saat pemukulan Andika tengah memakai pakaian Polri.

Diakhir persidangan setelah memberikan pernyataan didepan Hakim Rabu (19/10) terdakwa minta maaf pada keluarga korban dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

“Iya,kami maafkan, tapi jangan ulangi lagi sama siapa pun,”ujar Agustianto

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.