Hamid Rizal : Camat di Daerah Perbatasan Harus Peka Terhadap Lingkungan

coffee-morning
Suasana coffee morning bersama insan pers

Natuna (Marwahkepri.com) – Bupati Natuna Hamid Rizal menekankan kepada para Camat di Natuna, terutama yang wilayah kerjanya di daerah perbatasan, agar mulai saat ini lebih peka terhadap lingkungan.

Menurut Hamid, seorang camat di wilayah perbatasan mesti lebih mewaspadai daerahnya terhadap segala bentuk ancaman dari luar. Bukan berarti jauh dari ibukota kabupaten, lantas bekerja sesuka hati atau malas-malasan.

Apalagi seperti di kecamatan Subi dan Serasan, ada saatnya masyarakat nelayan dari Kucing, Malaysia, mancing ikan hingga memasuki wilayah perairan Indonesia.

“saya sudah tekankan kepada camat, apalagi yang di perbatasan, seperti Subi dan Serasan agar peka terhadap lingkungan. Terkadang disana itu nelayan dari Kucing mancing hingga ke daerah kita”.

Kalau ada kejadian seperti ini dan dibiarkan berlarut-larut, bukan tidak mungkin akan menimbulkan dampak lebih besar.

“terkadang di Subi ada nelayan dari kucing mancing. Lama lama bisa berkembang dan bikin pondok di pulau, dan ujungnya mengklaim pulau itu milik Malaysia”.

Kata Hamid, pihaknya juga sudah meminta kepada Lanal, apabila menemukan kejadian seperti agar mengedepankan tindakan pengusiran, kalau perlu dilakukan penangkapan, sesuai dengan hukum di Indonesia.

“kalau perlu tangkap saja, harus mainkan hukum kita, jangan dia aja boleh tangkap nelayan kita. Pulau Laut juga, kecamatan terdepan ini harus benar-benar diwaspadai”.

Malaysia ini diam-diam tapi nakal juga, kemarin Sepadan dan Ligitan sudah lepas ke mereka. Jangan sampai hal ini terjadi di Natuna, tegas Hamid.(mk/nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.