Panglima TNI Tinjau Proyek TNI Terintegrasi di Natuna

salah-seorang
Panglima TNI bersama rombongan

Natuna (Marwahkepri.com) – Panglima TNI Jendral Djoko Santoso berkunjung ke Natuna hari ini (3/10). Kedatangan orang nomor satu ditubuh TNI ini untuk meninjau secara langsung progres pembangunan satuan TNI terintegrasi yang akan memperkuat pertahanan NKRI.

Panglima didampingi oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL), Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU), dan sejumlah perwira tinggi dan menengah lainnya. Menggunakan pesawat TNI AU, Panglima dan rombongan tiba di Lanud Ranai sekitar pukul 09.15 WIB.

Panglima langsung diberikan penjelasan terkait master plan rencana pembangunan Satuan TNI (terintegrasi) di kepulauan Natuna. Sebelum melakukan peninjauan proyek, Panglima mengadakan pertemuan di ruang VIP Lanud Ranai.

Pantauan Marwah Kepri berdasarkan master plan, setidaknya ada 8 titik lokasi yang akan dibangun TNI. Diantaranya di Tanjung Datuk, Desa Tanjung Payung, Selat Lampa, Desa Setengar, Desa Sepempang, Lanud Ranai, Desa Sungai Ulu dan Tanjung Sekal.

Di Tanjung Datuk akan dibangun Radar Wibel, Radar Permukaan, Long Range Camera, 1 RAI ARMED MLRS. Desa Tanjung Payung meliputi pembangunan Radar Permukaan dan Long Range Camera. Selat Lampa meliputi Dermaga kapal atas air, Dermaga Beaching dan Fasilitas Pangkalan. Desa Setengar diantara pembangunan Kompi Komposit MARHANLAN, Gud Bek dan Gud Munisi Integratif, 1 Kizi PUR.

Sementara itu di Desa Sempempang akan dibangun Mako Yon Komposit dan 1 KI Inf ex Kompi C 136/TS, Lanud Ranai meliputi Sisdalops TNI terpadu, Mess prajurit integratif, Hanggar pesawat/heli integratif, Rumah Sakit integratif, Hanggar Skadron UAV, Sat rudal jarak sedang, Perpanjangan runway, Pembangunan Taxway, Bunkers 5 pesawat tempur, Satbak Hanud titik.

Sedangkan di Desa Sungai ulu akan dibangun 1 KI Inf ex Kompi D 136/TS dan RAI Arhanud rudal, kemudian di Tanjung Sekal akan dibangun Dermaga Bunker Kapal Selam.

Jendral Djoko Santoso bersama rombongan juga menyempatkan mengunjungi pulau menggunakan helikopter TNI AD. Pasca melakukan peninjauan, sore harinya panglima kembali bertolak dari Natuna.(mk/nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.