Sidang Senat Molor, Mahasiswa Ibsi Demo Kampus

Aksi demo mahasiswa di kampus Ibnu Sina, Batam.
Aksi demo mahasiswa di kampus Ibnu Sina, Batam.

BATAM (MK) – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ibnu Sina yang terletak di Kawasan Pelita, Batam melakukan aksi demo Senin (26/9) sekitar jam 19.00 WIB.

Aksi demo yang dilakukan ratusan mahasiswa tersebut menagih janji sidang senat 25 September 2016 yang telah dijanjikan pada tanggal 6 September 2016 oleh ketua STAI Ibnu Sina (Ibsi).

Selain itu,mereka juga menginginkan Kartu Hasil Studi (KHS) keluar 3 minggu setelah ujian selesai.

Menurut Nasrul yang juga mahasiswa STAI,buku di perpustakaan juga banyak yang kosong sehingga perlu upgrading perpustakaan.Kedisiplinan jadwal serta pembenahan birokrasi kampus.

“Dan yang terakhir kami ingin mencopot puket satu,”ujar Nasrul.

Menurutnya,selama ini puket satu tidak bisa menjalankan perannya dengan baik,dan komunikasinya juga dengan kajur kurang baik sehingga ide – ide cemerlang dari kajur ditolak.

Dengan mahasiswa sendiri juga mereka merasa kurang baik.

“Kalau kondisi di atasnya aja kurang baik,bagaimana pembenahan kebawahnya,”ujar Nasrul.

Nasrul mengatakan mereka melakukan aksi hari ini karena Ketua STAI Ibnu Sina Batam sebelumnya berjanji akan melakukan sidang senat hari ini mengenai tuntutan mereka tersebut,tapi nyatanya sidang senatnya tidak dilakukan juga.

Sementara itu,Nur Aini yang selaku puket 1 mengatakan nilai KHS tidak dikeluarkan karena dosennya belum memasukkan nilai.

Nur Aini tidak tahu alasan mahasiswa kenapa mereka mendemo dan ingin jabatannya dicopot.

Dia mengatakan,sebelumnya dia bersama sekretaris jurusan dan ketua jurusan menghimbau jangan memberhentikan dosen tanpa ada sebabnya dan jangan dialihkan mata kuliah dosen ke dosen yg lain tanpa sepengetahuan ketua karena dosen yang punya keahlian itu butuh kualitas mahasiswa.

“Entah kenapa itu malah memicu kemarahan mahasiswa,”ungkapnya.

Nur Aini mengakui bahwasanya ada mata kuliah yang memang ia kurangi dengan alasan tidak memenuhi syarat dalam satu semester.

“Saya hanya melakukannya sesuai aturan,saya hanya pasrah kepada allah,” tutupnya. (mk/mun)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.