Kades se Natuna Ikuti Bimtek LPPD

kadess
Para Kades tengah mengikuti Bimtek

Natuna (Marwahkepri.com) – Guna memberi bimbingan dan pemahaman kepada Kades dalam mengelola keuangan desa, BPMPD mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPD) tahun 2016, Selasa pagi, (27/9) di aula rapat kantor Bupati Natuna Bukit Arai.

Acara dibuka oleh Sekda Natuna, Syamsurizon. Hadir pada kesempatan itu, narasumber dari Kementerian Dalam Negeri pejabat Dirjen Bina Pemerintahan Desa, Drs Nasrullah dan Kepala Balai Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi daerah istimewa Yogyakarta, Herawati.

Menurutnya lahirnya undang-undang nomor 6 tahun 2014, tentang desa. Memberikan keberkahan sendiri bagi desa, karena didalamnya tercatat kedudukan desa dalam tatanan negara Republik Indonesia. Memberikan pengakuan dan penghormatan kepada desa.

Disamping itu, terbentuknya undang-undang desa ini, masa jabatan kepala desa juga bertambah, semula hanya 5 tahun menjadi 6 tahun, dan boleh ikut Pilkades selama tiga tahun berturut.

Disisi lain, sambung Syamsurizon keberkahan lain, dana desa mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Jika tahun ini hanya Rp600 jt per desa maka tahun depan mencapai Rp1 milyar lebih. Rata-rata desa akan mengelola Rp2 milyar lebih pertahun ditambah 10 persen dana perimbangan daerah.

Dengan dana besar itu, tentu punya tanggung jawab besar dalam pengelolaanya. Untuk itu, perlu diberikan pembekalan kepada Kades agar tidak terjadi masalah dalam pengelolaan dana desa.

LPPD merupakan suatu indikator dalam mengelola keuangan desa. Poin penting yang harus menjadi cacatan bagi para Kades, terang Syamsurizon setiap Kades harus menyampaikan laporan keuangan desa kepada Bupati setiap ahir tahun anggaran. Bagi kades yang tidak menyampaikan LPPD diakhir tahun dapat diberhentikan sementara hingga pemberhentian secara permanen.

Dalam kesempatan sama, Kepala BPMPD Natuna, Indra Joni menyebutkan, dalam bimtek LPPD ini semua Kades di Natuna hadir, 70 Kepala Desa sudah hadir dari semalam mengisi formulir. Kegiatan berlangsung dari tanggal 27-29 September 2016.

Tujuan Bimtek, memberikan pembekalan kepada Kades-kades dalam menyusun dan melaporkan penggunaan dana desa kepada kepala daerah. Berkenaan dengan hal itu, terbatasanya SDM yang ada di desa, maka kepala desa diberikan bimbingan teknis dalam pengelolaan keuangan agar tidak salah dalam membuat laporan. Sumber dana Bimtek berasal dari dana APBD 2016, terang Indra Joni.(mk/bk)