Wabup Turun Kesawah, Tanam Padi Perdana Program Nasional

penanaman-padi-perdana-di-bunguran-tengah
Penanaman padi oleh Wabup dan TNI AD

Natuna (Marwahkepri.com) – Melalui gerakan tanam padi serentak secara nasional di lokasi cetak sawah wilayah Kodim 0318 Natuna. Dandim 0318 Natuna, Letkol Inf  Ucu Yustiana SIP terjun langsung melakukan penanaman padi perdana, Senin (19/9) desa Tapau, Kecamatan Bunguran Tengah Natuna.

Kegiatan ini bertunjuan mempersiapkan ketahanan pangan di daerah, khususnya kawasan terluar dan pulau-pulau di perbatasan NKRI. Acara tersebut, dihadiri oleh Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti bersama sejumlah SKPD, Muspida dan anggota DPRD Natuna.

Dalam sambutanya, Dandim Natuna Ucu Yustiana menyebutkan salah satu tugas TNI sesuai amanat undang-undang nomor 34 tahun 2004, adalah menegakkan kedaulatan negara. Jika berbicara kedaulatan negara, tentu tidak terlepas pentingnya menjaga kedaulatan prekonomian di NKRI.

Untuk meningkatkan prekonomian ini, kita harus meningkatkan dulu ketahanan pangan, saat ini sedang di dorong oleh pemerintah bersama TNI. Saat ini TNI berkerja sama dengan Kementerian Pertanian, melakukan gerakan cetak sawah diberbagai tempat termasuk Natuna.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mewujudkan swasembada pangan di Natuna secara berkelanjutan, menuju Indonesia mandiri, berkedaulatan pangan tahun 2017.

Sambung Dandim, berdasarkan kerja sama antara Dinas Pertanian dan Peternakan Natuna bersama Kodam I Bukit Barisan, target penanaman padi pada tahun 2016 ini, sebanyak 150 hektar sawah. Namun, kemudian ada pengalihan menjadi 137 hektar.

Kendala di Natuna, Terang Dandim masalah irigasi dan kelompok tani yang menggarap sawah masih sangat minim, sehingga target awal sebanyak 500 hektar hanya terealisasi 137 hektar saja.

Kemudian pelaksanaan kegiatan ini, sambung Dandim sudah dilaksanakan sejak bulan Febuari hingga sampai sekarang bulan September. “target kita ahir september ini, seluruh kegiatan cetak sawah di Natuna selesai, berikut dengan penanamanya”, terangnya.

Minimnya, saluran irigasi dan kelompok tani di Natuna menjadi PR, kedepanya bagi Kodim 0318 Natuna, meskipun hanya sebagai tenaga pendamping dalam program cetak sawah ini.

Lanjut Dandim, target pihaknya dalam beberapa minggu kedepan proses tanam sudah selesai, dibeberapa wilayah yang dijadikan lokasi cetak sawah di Natuna. seperti, desa Tapau, Air Lengit dan Batubi.

Ia berharap kegaiatan cetak sawah ini, berjalan sukses. Mudah-mudahan dalam jangka waktu 3 atau 4 bulan ke depan Natuna sudah bisa panen perdana padi, 137 hektar, harap Dandim.

Hasil panen raya nanti diharapkan mampu memenuhi kebutuhan beras di Natuna, sehingga Natuna tidak perlu lagi imfor beras dari luar. Tentunya dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan dengan harga beras dari luar daerah.

Dandim mengharapkan dukungan dari semua pihak, mulai dari kelompok tani, pemda dan semua pihak terkait. Mari bersama-sama kita terjun langsung menyukseskan program cetak sawah di Natuna. Sehingga kegiatan ini, sukses seperti yang kita harapkan.

Dalam kesempatan sama, Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti berpesan kepada kelompok tani dan masyarkat, agar serius dan bersungguh-sungguh dalam mengelola sawah. Jangan setengah-setengah.

Sebab dalam program ini, masyarkat sangat dibantu oleh TNI dan Pemerintah. Semua kebutuhan, mulai dari pembibitan hingga lahan sawah sudah disediakan, masyarkat hanya merawat saja.

“Jadi, saya berharap kepada bapak dan ibu kelompok tani, harus serius dan kerja maksimal jangan setengah hati, agar hasil yang diperoleh nanti maksimal”,harapnya.

Sementara itu, para kelompok tani mengaku siap menjalankan tugas itu dengan maksimal. Sebab dalam program cetak sawah ini, para kelompok tani mendapat dukungan penuh dari TNI.(nang/dn)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.