Ngesti Ajak Masyarakat Aktif Berkurban

Midai Kurban Terbanyak

ngesti-yuni-supraptiNatuna (Marwahkepri.com) – Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti mengajak masyarakat aktif mengeluarkan hewan kurban pada setiap momen lebaran Idul Adha.

“Saya mengimbau dan mengajak masyarakat untuk mulai sadar menumbuhkan rasa ingin berkurban. Sebab mengeluarkan hewan kurban merupakan kewajiban bagi umat muslim dan manfaatnya sangat besar bagi kita, disamping mendapat pahala,” katanya.

Saat ini, menurutnya, kalau diperhatikan partisipasi masyarakat khususnya kawasan pulau Bunguran Besar masih kurang dalam mengeluarkan hewan kurban.

Padahal di daerah ini banyak pejabat dan orang-orang berpangkat. Tapi niat untuk mengeluarkan hewan kurban masih kurang. Jika diperhatikan, dimasjid-masjid sekitaran kota Ranai, hanya satu atau dua ekor sapi saja yang dikurbankan, tidak banyak.

“Saya lihat, partisipasi masyarakat masih kurang dalam menyalurkan hewan kurban”, ujar Ngesti di selasa acara Open House di kediamanya, Senin pagi (12/9).

Untuk itu. ia mengajak masyarakat agar aktif berpartisipasi menyumbang hewan kurban disetiap momen lebaran Idul Adha.

Sambung Ngesti, berbeda dengan kecamatan Midai. masyarakat disana sangat tinggi, tingkat partisipasinya dalam mengelurkan rhewan kurban.

Tahun ini, menurut laporan diterimanya, masyarakat Midai mengeluarkan 109 ekor sapi untuk dikurbankan.Ini, murni dari hasil patungan masyarkat setempat, tidak ada sumbangan pemerintah daerah.

“Tahun ini, Midai merupakan daerah terbanyak menyembelih hewan kurban di Natuna, sebanyak 109 ekor sapi  disembelih disana”, tutur Ngesti.

Ia berharap apa yang dilakukan oleh masyarakat Midai, bisa menjadi motipasi bagi daerah lain. Sebab, mengeluarkan zakat berupa hewan kurban, merupakan kewajiban bagi umat muslim untuk mendapatkan ridho Allah SWT.

Lanjut Ngesti, pada lebaran Idul Adha kali ini, ia bersama keluarga hanya mengeluarkan satu ekor sapi untuk dikurbankan. Sapi ini, merupakan sumbangan pribadi bukan dari pemerintah daerah, jelasnya.

Rencananya hewan kurban itu, akan disembelih di Ketapang Kecamatan Bunguran Timur Laut. “insa allah besok saya akan potong sapi, di Ketapang bersama-sama masyarakat disana”, ujar Ngesti.

Kali ini, saya ingin berkurban, potong sapi bersama masyarakat Bunguran Timur Laut, kalau bersama masyarakat kota Ranai, sudah sering. Sekali-sekali, bersama masyarakat di sana, cetusnya.(mk/nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.