Bupati Hamid Rizal Terima Kunjungan SD Pian Tengah

 

SD Pian Tengah tatap muka dengan Bupati Natuna

Natuna (Marwahkepri.com) – Bupati Natuna Hamid Rizal menerima kunjungan SD Pian Tengah, Kecamatan Bunguran Barat di kantor Bupati, Senin (5/6). Kedatangan generasi penerus ini untuk bersilaturrahmi dan bertatap muka secara langsung dengan orang nomor satu di Natuna.

Selain bersilaturrahmi, rombongan SD 004 yang terdiri dari 34 Siswa, diampingi Kepala Sekolah dan sejumlah guru, kunjungan ini juga dalam rangka membacakan karangan pemenang siswa-siswi dalam lomba mengarang “surat untuk bupati” berlangsung pada hari ulang tahun kemerdekaan belum lama ini.

Disamping itu, tujuan kedatangan mereka dalah untuk memberikan sarana pembelajaran secara langsung bagi anak-anak sejak dini guna mengetahui pemerintah daerah kabupaten Natuna.

Pada kesempatan tersebut, Hamid Rizal berpesan kepada anak didik tersebut agar terus giat belajar, sehingga cita-cita bisa tercapai.”saya menghimbau kepada adek-adek, agar jangan malas, terus giat belajar, supaya apa yang dicita-citakan bisa tercapai”.

Dikesempatan itu, para siswa-siswi juga bertanya seputar kegiatan pemerintah kabupaten Natuna, dan terakhir ditutup dengan pemberian penghargaan dari bupati Hamid Rizal kepada siswa-siswi yang berprestasi di sekolah.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Natuna Agus Supardi mengatakan, kedatangan mereka hanya untuk bersilaturrahmi, ingin berkenalan dan mengetahui sistem pemerintahan. Disamping itu juga untuk mebacakan lomba membuat surat untuk bupati bersempena dengan pernigatan HUT RI ke 71.

“bupati menyambut baik, dan ini merupakan langkah baik bagi sekolah untuk menambah wawasan siswa, supaya dia tahu Pemkab natuna itu seperti apa”.

Menurutnya, lomba menulis surat untuk bupati ini merupakan murni garapan sekolah dan dinilai sesuai standar sekolah. Berbeda dengan yang pernah dilaksanakan ditingkat kabupaten, kalau dari sekolah ini memang begitulah mereka ketahui.

“ini kan yang mengadakan sekolah, jadi penialiannya ya standar sekolah, kalau kemarin tingkat kabupaten ya penilaiannya standar kabupaten, kalau sekolah ya itulah yg mereka tau, seperti anak pertama tadi tentang kebersihan desa, anak kedua fokusnya bagaimana citra bupati dahulu, anak ketiga fokusnya menyampaikan jeritan hati dia. Intinya supaya mereka rajin belajar dan menulis”.

Lanjut Agus, sebelumnya pada waktu hari anak nasional, kelompok pemuda dengan indonesia mengajar telah melaksanakan festival anak Natuna. Setiap sekolah diundang untuk lomba cerdas cermat, lomba menulis surat untuk presiden dan lomba menghafal UUD 1945. Jadi sekarang mereka menindaklanjutinya dengan membuat surat untuk bupati dalam rangka HUT RI.(mk/nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.