Hati-hati !! di RSUD Rawan Kemalingan Helm

RSUD Natuna
RSUD Natuna

Natuna (Marwahkepri.com) – Dihimbau kepada masyarakat pengendara roda dua, agar lebih berhati-hati saat berkunjung ke RSUD Natuna untuk keperluan berobat atau membesuk sanak keluarga. Pasalnya, sudah banyak warga mengaku kecewa, ketika hendak pulang dari RSUD helm yang diletakkan diatas motor raib entah kemana.

Sayangnya ketika ditanyakan kepada petugas keamanan yang ada di pintu keluar masuk rumah sakit, juga tidak mengetahuinya. Apabila kondisi ini dibiarkan berlarut-larut tanpa adanya pengawasan dari pihak RSUD bukan tidak mungkin akan semakin banyak korban kehilangan helm.

Belum lama ini seorang warga Ranai, Icha (27) juga mengungkapkan kekecewaanya, sekitar seminggu lalu, Ia bersama anaknya pergi ke RSUD untuk menjemput ibunya yang baru saja siap menjalani operasi mata. Selang 45 menit kemudian, ketika hendak pulang, ia mendapati helm yang sengaja diletakkan diatas motor Vario miliknya sudah tidak ada lagi.

Ia lantas kebingungan, dan mencari keseluruh lokasi area parkir, namun helmnya berwarna hitam
tersebut tidak dapat ditemukan. Karena panik, ia mencoba bertanya kepada Satpam di pos jaga, namun petugas juga tidak mengetahuinya.

Icha hanya bisa pasrah, menurutnya walaupun nilai helm tidak seberapa, tetapi sudah menjadi
kewajiban bagi pihak rumah sakit untuk memperhatikan dan memantau kendaraan milik pengunjung agar tidak diambil orang yang sengaja punya niat untuk mencuri.

“helm itu kan saya tarok diatas motor bang, waktu mau bawa ibu saya pulang ke rumah, ternyata
helmnya tidak ada lagi. Dan saya sudah cari ke semua parkiran, tapi tidak jumpa. Satpam pun cuma
bilang tidak tau, katanya memang sering yang melapor kehilangan helm”.

Bukan hanya Icha, Dismon (34) bahkan mengaku sudah dua kali kehilangan helm di Rumah sakit milik daerah itu. Padahal waktu itu ia hanya sebentar saja di RSUD, jawabannya yang diterimanya dari petugas pun tidak jauh berbeda.

“kalau disana ngak heran wak, saya aja sudah dua kali kehilangan helm, dan sudah saya pertanyakan
juga ke pihak rumah sakit, namun tak ada penyelesaian”.

Pantauan media ini di lapangan, area parkir kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat
memang tidak dipasangi kamera pengintai atau CCTV. Pantas saja kondisi ini membuat pelaku pencurian melenggang melakukan aksinya.

Untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung, ada baiknya pihak rumah sakit memasang kamera CCTV, dengan begitu petugas akan bisa memonitor dari pos jaga. Atau paling tidak setiap kendaraan roda dua yang masuk dicatat nomor polisi nya dan harus ada petugas khusus menjaga lokasi parkiran.(mk/nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.