Menteri Susi Serahkan Bantuan Nelayan Natuna

Penyerahan bantuan
Menteri Susi menyerahkan bantuan

Natuna (Marwahkepri.com) – Disamping melakukan peletekan batu pertama pembangunan Gudang Beku Terintegrasi (Integrated Cold Storage System-ICS) di kawasan pelabuhan perikanan terpadu, Selat Lampa, Pulau Tiga. Menteri Susi Pudjiastuti juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat nelayan Natuna, Kamis (18/8).

Didampingi Bupati Natuna Hamid Rizal, Susi menyerahkan secara simbolis bantuan alat tangkap gill net monofilament sebanyak 54 paket senilai Rp 1.623.248.000, kepada Koperasi nelayan di Natuna yang diwakili Mukhsin.

Bantuan mini winch untuk rawai dasar sebanyak 32 unit senilai Rp 288.288.000 kepada kelompok usaha bersama di Kabupaten Natuna, diwakili Nurrohman. Penyerahan kartu nelayan sebanyak 95 orang yang diwakili oleh Ismail.

Kemudian Susi juga menyerahkan bantuan bangsal pengeringan rumput laut sebanyak 2 unit senilai Rp 188.800.000 kepada kelompok pembudidaya rumput laut diwakili Kamas Juhar. Bantuan budidaya rumput laut sebanyak 62 paket senilai Rp 2.620.000.000 diwakili Raja Jamal Abdillah.

Bantuan kebun bibit rumput laut sebanyak 20 unit senilai Rp 600.000.000 kepada kelompok pembudidaya rumput laut, diwakili Wan Abdul Rahim. Bantuan Sarana Rantai dingin dan pengolahan kepada kelompok pengolah dan pemasar melalui koperasi nelayan, diwakili Yurnita.

Penyerahan bantuan ice flake machine 1,5 ton + mesin genset 25 KVA sebanyak 1 unit senilai Rp 608.500.000 kepada koperasi nelayan Natuna diwakili Mustaza Maah. Bantuan HP dan Pulsa kepada kelompok masyarakat pengawas, diwakili Wan Talmizi.

Penyerahan bantuan penyelenggaraan pendampingan oleh penyuluh perikanan bantu di kabupaten Natuna, diwakili Novariady. Penyerahan bantuan penyelenggaraan sekolan lapang bagi anak nelayan dari 9 desa/kelurahan, diwakili Piter Hadison dan penyerahan bantuan kapal penangkap ikan “Mina Maritim” sebanyak 1 unit 51 GT dan 1 unit 26 GT senilai Rp 2.649.117.000 kepada kelompok usaha bersam diwakili oleh Zainuddin.

Menteri Susi dalam arahannya menyampaikan, sudah menjadi tugas dan kewajibanya untuk membangun perikanan tangkap lebih maju di Natuna. Bantuan diserahkan KKP harus tepat sasaran bagi yang membutuhkan. Pihaknya akan memboyong Perindo guna menyiapkan pasar mumpuni.

Bagi nelayan mulai saat ini harus mengubah pola penangkapan ikan dari yang tidak benar menjadi benar, penangkapan ikan menggunakan jaring dibawah 4 mil sangat merugikan, karena pada umumnya ikan bertelor di pinggir pantai.

“saya harapkan bantuan-bantuan yang datang ke natuna dimanfaatkan dengan benar, dan kita harus menjaga laut ini dengan benar, karena laut merupakan masa depan bangsa, untuk anak cucu kita kedepan”.(mk/nang)