Sektor Usaha Non Pertanian Meningkat 52 Persen

Bupati Natuna Hamid Rizal
Hamid Rizal

Natuna (Marwahkepri.com) – Seiring dengan bertambahnya usia Kabupaten Natuna, beberapa kemajuan juga tumbuh di daerah terdepan Indonesia ini. Salah satu indikator kemajuan tersebut yakni semakin signifikannya peningkatan pertumbuhan dibidang ekonomi.

Bupati Natuna Hamid Rizal mengklaim, melalui sensus ekonomi tahun 2016, menghasilkan informasi awal jumlah usaha di Natuna diluar sektor pertanian terdapat sebanyak 8.582 usaha. Pertumbuhan ekonomi meningkat 52,75 persen dibanding sensus ekonomi tahun 2006 hanya 5.616 usaha.

“Dapat saya katakan bahwa melalui sensus ekonomi 2016 baru usai diselenggarakan BPS Natuna, menghasilkan informasi awal jumlah usaha diluar sektor pertanian dimana jumlah usaha 8.582 usaha atau meningkat 52,73 persen dibanding sensus 2006 yang tercatat sebanyak 5.616 usaha”.

Dari jumlah usaha non pertanian tersebut, terdapat 2.600 usaha telah menempati bangunan khusus untuk usaha. Sedangkan sisanya 5.982 usaha belum menempati bangunan khusus, seperti pedagang keliling, usaha dalam rumah tempat tinggal, kaki lima, dan beberapa usaha lainnya.

Kedepan masyarakat harus mempersiapkan diri, terutama bagi pengusaha dibidang pedagangan, angkutan, karena kedepan Natuna pasti sangat sibuk. Mulai dari sekarang harus memperisapkan ancang-ancang jangan sampai terlambat. Ujar Hamid pada malam Kenegaraan, di Pantai Kecana-Ranai.

Apabila tidak mempersiapkan diri mulai sekarang, kemungkinan peluang usaha tersebut akan dimanfaatkan masyarakat luar daerah masuk ke Natuna. Karenanya setiap warga Natuna mulai berpikir kedepan apa yang akan dibuat.

“Kedepan ini natuna akan sangat sibuk, jadi kita harus ancang-ancang jangan terlambat, jangan sampai nanti orang dari luar daerah semua yang masuk kesini mengambil kesempatan, jadi mulai dari sekarang sudah berpikir apa yang mau kita buat”.

Hamid menegaskan, pengusaha tidak perlu takut soal izin usaha, selaku bupati Natuna ia akan memberikan segala kemudahan terkait perizinan. Apalagi Presiden Jokowi sudah menegaskan bahwa pengurusan perizinan paling lambat hanya 3 hari.”soal perizinan tidak perlu takut, kalau perlu satu jam saya kasih”.

Orang nomor satu di Natuna ini menyampaikan, saat ini indikator bidang pertumbuhan ekonomi Natuna meningkat, untuk itu dalam menghadapi pasar bebas khususnya terkait dengan penerapan masyarakat ekonomi asen, kedapan sektor dunia usaha di Natuna harus dipetakan.

Ia berharap, semua masyarakat, pemerintah dan stake holder lainnya, mulai hari ini harus bekerjasama bahu membahu demi terwujudnya Natuna lebih baik. Apalagi saat ini pemerintah pusat tengah gencar membangun Natuna melalui 5 sektor.(mk/nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.